Nelayan Desa Padang Dambakan Bantuan

Nelayan Desa Padang Dambakan Bantuan

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Hampir 100 persen warga yang hidup di daerah Kepulauan, khususnya daerah Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara menggantungkan hidup mereka dengan hasil laut. Bila dilihat dengan seksama banyak persoalan yang dihadapi para nelayan , baik dari lemahnya pengawasan laut oleh pemerintah, dan ketidak mampuan daya saing antara nelayan lokal dan nelayan luar, khususnya dari segi prasarana kapal dan alat tangkap.

Sehingga banyak dari para nelayan ini harus memutar otak untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Belum lagi ketika memasuki musim Selatan yang ketinggian ombak laut di ambang batas, sehingga nelayan-nelayan yang menggunakan kapal kecil tidak berani untuk melaut, dan terpaksa harus mencari pekerjaan di daratan, guna tetap mendapatkan pemasukan.

Menurut satu diantara nelayan Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Muhammadin. Untuk di Desa Padang, hampir keseluruhan masyarakat menggantungkan hidup di laut dengan menjadi nelayan.

“Disini mata pencarian masyarakat hampir semua nelayan, namun ketika memasuki musim Selatan kita tidak bisa melaut karena ombak besar, jadi kalau sudah musim selatan kita (masyarakat) sini cari kerjaan serabutan, ntah betukang, pokoknya pandai-pandailah cari,” terang Muhammadin.

Muhammadin yang juga menjabat sebagai Ketua RT 06 di Desa Padang ini sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah, khususnya  bantuan alat tangkap, karena menurutnya banyak bantuan yang diberi pemerintah yang belum tepat sasaran.

“Kami pernah dengar ada bantuan dari Dinas Perikanan (DKP) membantu nelayan yang tidak mampu. Tapi sampai sekarang apa bantuan dari pemerintah saya belum merasakan, mereka pernah berjanji yang diberi bantuan itu mereka yang tidak punya apa-apa tapi nyatanya yang dapat mereka yang sudah punya motor air (Kapal),” terang Muhammadin.

Adapun bantuan-bantuan yang langsung disalurkan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara ialah , 10 juta per satu kelompok, bantuan mesin Kato untuk kapal-kapal kecil, dan terakhir bantuan mesin dong feng 10 sebanyak unit.

“Pertama bantuan komplit uang 10 juta per kelompok, 1 kelompok 10 orang, nyatanya mereka yang dapat bantuan itu tidak ada yang jadi motor airnya, hanya 2 orang yang saya lihat benar-benar jadi kapal airnya, yang lainnya tidak jadi apa-apa uang bantuannya,”tambahnya.

Sementara itu menyikapi keluhan nelayan Desa Padang, Kepala Bidang Tangkap Sunaryadi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengatakan, kalau pihaknya sudah menyalurkan bantuan tepat sasaran. Bahkan bantuan uang yang diberikan Dinas Kelautan Bidang Tangkap itu mencapai Rp100 juta, kepada 2 kelompok nelayan.

“Bantuan itu DKP sendiri yang langsung turun ke Padang, bantuan itu ada, masyarakat di sana sudah banyak dapat bantuan, Bubu, mesin kato, 1 kelompok dapat 100 juta, langsung ke rekening mereka, dapat 2 kelompok di Padang. Saya rasa tepat sasaran, langsung kenelayan,” terang Sunaryadi.

(Yen/Ras/Dede)

Related Posts