Andi Tjap : Bawa Anak Anda ke Pos PIN Terdekat

Andi Tjap : Bawa Anak Anda ke Pos PIN Terdekat

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kelapa Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andi Tjap mengimbau agar seluruh masyarakat Kalbar, mau berbondong-bondong membawa anaknya ke Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) terdekat.

“Jangan lupa bawa balita Anda ke Pos PIN atau pelayanan kesehatan terdekat pada 8-15 Maret 2016, untuk mendapatkan Imunisasi polio,” ujar Andi Jap, Jumat (4/3) siang.

Kata Andi Tjap, Polio atau poliomyelitis adalah penyakit virus yang sangat mudah menular dan menyerang sistem saraf. Tidak hanya itu pada penderita dalam kondisi sakit akan menyebabkan bertambah parah.

Lebih jauh dia menjelaskan penyakit polio disebabkan oleh virus yang umumnya masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja dan virus polio. Sama halnya seperti cacar, polio hanya menjangkiti manusia.

Dalam tubuh manusia, virus polio menjangkiti tenggorokan dan usus. Selain melalui kotoran, virus polio juga bisa menyebar melalui tetesan cairan yang keluar saat penderitanya batuk atau bersin.

“Imunisasi atau pemberian vaksin polio dapat meminimalisasi terjangkit virus polio,” terangnya.

Dia menambahkan, anak-anak, wanita hamil, dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, sangat rentan terkena virus polio terlebih jika di daerah mereka tidak terdapat program imunisasi atau tidak memiliki sistem sanitasi yang bersih dan baik.

Menurutnya, sejak awal 2014, WHO telah menyatakaan Indonesia sebagai salah satu negara yang bebas dari penyakit ini berkat program Imunisasi polio. Untuk mempertahankan kondisi bebas polio, serta meningkatkan cakupan imunisasi polio tersebut pemerintah akan menyelenggarakan Pekan Imunisasi Polio (PIN) pada 8-15 Maret 2016.

Adapun sasaran dari PIN ini kata Andi Tjap, ditujukan bagi semua anak berumur 0-59 bulan atau anak umur 0—5 tahun.

“Kecuali anak yang sakit demam, diare atau yang dirawat di rumah sakit diberikan Imunisasi polio setelah sembuh. Imunisasi polio diberikan dengan meneteskan 2 tetes vaksin melalui mulut balita,”tandasnya.

(Slamet Atdiansyah/Dede)

Related Posts