Jalan Poros Hanya Tambal Sulam

Jalan Poros Hanya Tambal Sulam

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Wakil Rakyat di Kabupaten Sekadau mempertanyakan jalan poros tambal sulam di Kecamatan Belitang Hilir yang mandek, lantaran beberapa lobang yang tidak ditambal oleh kontraktor yang menangani jalan tersebut.

“Kita minta dinas mengontrol pekerjaan kontraktor. Apalagi, ada beberapa titik yang pengerjaan dikerjakan secara asal, padahal Ini merupakan kebutuhan masyarakat,” ungkap Muhammad, Anggota Komisi A, DPRD Sekadau, Senin (7/3).

Menurut Muhamad, jalan yang dikeluhkan masyarakat adalah Jalan poros yang berawal dari tugu di Sungai Ayak sampai daerah Madya Simpi Tapang Pulau di Kecamatan Belitang Hilir. Apalagi jalan ini merupakan jalan sentral yang digunakan oleh semua kendaraan.

Makanya, Muhamad sangat menyesali sikap dinas terkait yang belum ada tindakan terhadap kontraktor tersebut. Padahal, pihaknya sudah menyampaikan surat tertulis kepada dinas terkait.

Sementara Hery Handoko, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Sekadau mengakui terjadi kesalahan dari kontraktor yang mengerjakan proyek itu.

“Ada kesalahan kontraktor. Karena yang mereka gali merupakan lobang yang tidak masuk dalam perhitungan. Dan lobang tersebut akan ditangani dengan anggaran TA 2016 ini,”ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ril di lapangan memang belum dikerjakan, lantaran kontraktor belum dibayar sebanyak 40 persen.

“Jadi, realisasi pembayaran dapat dilakukan setelah lobang ditutup,”singkatnya.

Pengamat Sosial di Kabupaten Sekadau, Abdi mengatakan suatu pembangunan bisa dikerjakan supaya menjadi bagus, jika ada komitmen untuk membangun daerah itu sendiri.

“Yang jelas, antara dinas, DPRD dan Kontraktor, harus bekerja sesuai tugas mereka guna memajukan daerah yang dibangunnya,” pungkasnya. (Yohanes/Yuniar)

Related Posts