Penegak Hukum Harus Duduk Bersama Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas

Penegak Hukum Harus Duduk Bersama Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota Komisi III DPR RI, Daeng Muhammad mengungkapkan aparat penegak hukum harus duduk satu meja untuk mencari solusi atas persoalan kelebihan kapasitas Lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Memang lembaga hukum harus memberikan rasa keadilan, karena sejatinya ketika orang di hukum oleh negara, dan ketika orang itu keluar dari penjara akan menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya, saat melakukan kunjungan di Mapolda Kalimantan Barat, Kamis (10/3) pagi.

Dirinya menganggap pembangunan lapas atau rutan itu bukan menyelesaikan solusi terkait dengan kondisi over kapasitas, karena menurutnya, jika warga binaan sudah bebas dan kemudian berbuat kesalahan kembali dan masuk penjara lagi, maka percuma saja pembangunan gedung Lapas atau Rutan di negeri ini.

“Ini artinya pembinaan yang dilakukan oleh penegak hukum tidak berhasil dilakukan,” katanya.

Menurutnya, solusi kapasitas berlebih suatu penjara adalah bagaimana aparat penegak hukum dalam bekerja untuk menekan jumlah angka kriminalitas.

“Kalau suatu penjara terjadi over kapasitas, itu artinya angka kriminal meningkat, dan bukan malah turun. Ini menunjukan kinerja aparat penegak hukum masih sangat minim,” jelasnya.

Keberhasilan aparat penegak hukum, lanjut Daeng dalam menekan angka kriminal bukan di lihat banyaknya pelaku pidana yang masuk penjara, karena keberhasilannya adalah bagaimana membuat situasi penjara minim dari warga binaan.

“Kalau memang aparat keamanan sudah bekerja dengan baik, maka tidak akan terjadi over kapasitas di penjara, dan pembangunan atau perluasan lapas atau rutan tidak perlu dilakukan lagi,” tandasnya.

(Faisal/Dede)

Related Posts