KIP : Membangun Kalbar yang Lebih Terbuka Terhadap Informasi

KIP : Membangun Kalbar yang Lebih Terbuka Terhadap Informasi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalbar, Chatarina Pancer Istiyani, mengungkapkan, bahwa Hari Keterbukaan Informasi Nasional menjadi sebuah momen yang tepat untuk membangun Kalbar yang lebih terbuka terhadap informasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Chatarina Pancer Istiyani kepada thetanjungpuratimes.com, menanggapi rencana Hari Keterbukaan Informasi Nasional, yang diperingati setiap tanggal 30 April.

Sebelumnya, DPR RI pada tanggal 3 April 2008, telah mengesahkan Undang-Undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Chatarina menjelaskan, ada delapan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalbar untuk memperingati Hari Keterbukaan Informasi Nasional. Pertama, penilaian awal badan publik oleh tim panel yang terdiri dari Komisi Informasi Kalbar, LSM dan Humas Provinsi Kalbar yang akan memeringkatkan badan-badan publik yang ada di Kalbar.

“Otomatis mereka tidak mau berada diperingkat bawah. Sehingga ada upaya untuk memberikan pelayanan terbaik terkait keterbukaan informasi publik kepada masyarakat,” ujar Chatarina.

Selain itu, juga diadakan lomba debat mahasiswa, donor darah, lomba karya tulis populer untuk umum, dialog dengan WWF Kalbar terkait keterbukaan informasi publik di Kalbar yang akan disiarkan oleh Radio Volare dan Radio Kenari. Acara tersebut rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 26 Maret dan 9 April 2016.

Selanjutnya, akan diadakan pertemuan dengan para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di seluruh Kabupaten-Kota di Kalbar pada 28 April 2016 di Kantor Gubernur Kalbar. Selain itu, juga akan diadakan pawai damai, dengan maksud bahwa keterbukaan informasi merupakan suka cita bersama seluruh elemen masyarakat di Kalbar pada 30 April 2016, bersamaan dengan diadakannya pentas seni dan donor darah yang rencananya akan diadakan di halaman Rumah Radakng. Dan terakhir, diadakan pameran badan publik agar dapat memamerkan foto berisi data dan hasil kinerja mereka selama ini.

KIP Apresiasi Naiknya Peringkat Kalbar

Chatarina Pancer Istiyani juga mengapresiasi naiknya peringkat Kalbar pada acara penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik tahun 2015 lalu yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo . Ada tujuh kategori mengenai 10 peringkat badan publik yang memiliki keterbukaan informasi publik yang baik, salahsatunya Badan Publik Pemerintah Provinsi. Yang menarik, Provinsi DKI Jakarta, sebagai Ibukota justru tidak masuk dalam 10 besar keterbukaan informasi badan publik Pemerintah Provinsi.

Posisi pertama diperoleh Pemerintah Provinsi Aceh dengan skor 94,111. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempati peringkat kedua dengan skor 88,639. Peringkat ketiga diraih oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan skor 81,188. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil mengisi peringkat keempat dengan skor 80,417.

Di posisi kelima ditempati Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan skor 74,861. Menyusul Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di posisi keenam dengan skor 72,994. Kemudian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berhasil mendapat urutan ketujuh dengan skor 71,623. Diperingkat kedelapan, Pemerintah Provinsi Banten dengan skor 71,172. Pada peringkat kesembilan ada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan skor 70,397 dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki peringkat kesepuluh dengan skor 61,206.

“Sebelumnya pada 2014, Kalbar bahkan tidak masuk sepuluh besar,” ujarnya.

(Vivi/Mohammad)

 

Related Posts