Musrenbang Regional, Kalbar Miliki Fungsi Penting

Musrenbang Regional, Kalbar Miliki Fungsi Penting

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis menilai, pelaksanaan Musrenbang Regional Kaimantan mempunyai fungsi yang penting dan strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan dan komitmen antara pelaku pembangunan yang ada di daerah maupun di pusat.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalbar saat Musrenbang Regional Kalimantan yang dibuka oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Sofian Djalil di Jakarta.

Menurut Cornelis, kegiatan itu untuk mensinergikan program-program pembangunan Kementerian/ lembaga pada bidang infrastruktur (konektivitas) yang mencakupi Kedaulatan pangan, Energi, Kemaritiman, Kawasan perbatasan, Industri dan Pariwisata serta sumberdaya alam dan lingkungan hidup.

“Konektivitas Fokus yang diusulkan meliputi jalan, jembatan, lintas Kalimantan , pelabuhan, bandara, jalan kereta api serta komunikasi, mengusulkan Rp24,352 milyar, Kalbar mengusulkan Rp4,072 milyar, ” ungkap Cornelis di Pontianak, Jumat (11/3).

Sedangkan untuk Kedaulatan Pangan meliputi sarana prasarana petanian , infrastruktur pengairan/irigasi , percetakan sawah kelembagaan pemenuhan petanian sebesar Rp13,722 milyar dan Kalbar mengusulkan Rp4.090 milyar lebih.

Sementara itu, usulan energi meliputi penambahan kuota BBM, penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan, pembangunan pembangkit listrik dan jaringan interkonek se- Kalimantan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Untuk ini diusulkan sebesar Rp40.769 milyar dan Kalbar mwngusulkan sebesar Rp12.802 milyar lebih

Untuk kemaritiman memfokuskan pada program kegiatan dalam rangka mendukung poros maritim, pengelolaan pesisir pelabuhan pulau terkecil. Tidak hanya itu, pengembangan pelabuhan perikanan, pembangunan wilayah dan kawasan perbatasan antar negara serta konflik perbatasan antar provinsi diusulkan sebesar Rp8.477 milyar dan Kalbar juga mengusulkan sebesar Rp2.881milyar

“Dan untuk industri dan pariwisata memfokuskan pengembangan kawasan industri hilirisasi serta pariwisata yang berdampak regional Kalimantan bahkan di nasional dengan usulan Rp217 milyar lebih dan Kalbar mengusulkan sebesar Rp4.183 milyar lebih,” tuturnya.

Corneis berharap, semua pihak dapat fokus pada usulan yang disampaikan dalam Musrenbang Regional Kalimantan. Selain itu diharapkan juga dapat menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

” Kita berharap pembangunan Pulau Kalimantan dapat segera terwujud, mampu memberikan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Pulau Kalimantan, ” harapnya. (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

Related Posts