Di Sambas Harga Gula Pasir Mulai Naik

Harga Gula Pasir di Sambas Mengalami Kenaikan

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Harga gula pasir d kabupaten Sambas mengalami kenaikan hingga Rp 2 ribu per kilogram, padahal biasanya harga gula pasir hanya Rp 12 ribu.

“Sudah beberapa hari ini harga gula pasir mencapai Rp 14 ribu, ya terkejut juga mendengar harga gula hingga seperti itu. Padahal biasanya harga perkilonya Rp 12 ribu, selain itu warna gula juga agak kusam dari biasanya, dengan harga tersebut sebetulnya terasa memberatkan denga kondisi sekarang. Namun karena tidak ada pilihan ya mau tidak mau harus beli dengan harga Rp 14 ribu,” ungkap Rita satu diantara warga yang baru saja berbelanja gula pasir, Minggu (13/03).

Ia juga mengatakan sebelumnya ia selalu mengkonsumsi gula yang berwarna putih bersih.

“Kalau yang ini menurut pedagang, gula Indonesia yang berasal dari Jawa, jadi warnanya agak kekuning-kuningan. Berbeda dengan gula yang biasa saya beli yang berasal dari Malaysia, kalau yang biasa saya beli putihnya jernih,” ujarnya.

Pedagang yang menjual gula di pasar Tebas kabupaten Sambas, Yusuf mengatakan jika gula yang ia jual memang gula yang berasal dari Jawa.

“Kalau biasanya dibawakan gula dari Malaysia oleh teman, namun sejak beberapa hari ini gula asal Malaysia menurut teman sulit didapat, tidak tahu juga kenapa sulit didapat gula asal Malaysia itu,” kata Yusuf.

Terkait kenaikan harga gula yang ia jual, hal ini lantaran harga dari temannya yang memasok gula ke tokonya juga mengalami kenaikan.

“Kalau mau jual harga seperti kemarin bisa rugi, harus menyesuaikan dengan harga yang dipasok. Ada beberapa pelanggan yang protes, tapi mau gimana lagi sudah harganya seperti itu,” ujarnya.

(Gindra/Dede)

Related Posts