Sintang Harus Miliki Perda Sarang Burung Walet

Perda Sarang Burung Walet Sintang Belum Ada

Sintang, thetanjungpuratimes.comSekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) Kabupaten Sintang, Supriyadi menyayangkan karena hingga saat ini belum ada aturan yang menata keberadaan Usaha sarang walet di kabupaten Sintang yang sebenarnya berpotensi mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) Sintang.

“Saat ini keberadaan Sarang Walet di dalam Kota Sintang sudah menjamur, hampir di seluruh rumah toko yang ada di wilayah Pasar sungai Durian Sintang dibagian lantai atas sudah dibangun rumah sarang walet,“ jelasnya.

Menurut Supriyadi, selain tidak memberikan kontribusi kepada PAD Sintang, keberadaan sarang Walet di tengah kota akan berdampak negatif tehadap kesehatan masyarakat sekitar.

“Sebagai contoh jika atap rumah warga sudah dipenuhi kotoran burung walet, akan berdampak buruk kepada penampungan air warga yang terkena kotoran. Jika air itu yang dikonsumsi warga tidak menutup kemungkinan akan menjadi sumber penyakit, “jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Supriyadi, anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan udara segar tanpa polusi sarang burung walet yang semakin menjamur.

“Ada bak penampungan pada bangunan tersebut yang tentunya menjadi sasaran empuk nyamuk Aedes Aeghepty. Sehingga sangat rentan dengan ancaman penyakit DBD,“ ucapnya.

Mantan Aktivis HMI cabang Sintang ini meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sintang agar segera menyusun aturan terhadap keberadaan sarang walet di Kabupaten Sintang.

“Kita berharap agar pemerintah segera membuat Perda Sarang Walet di kabupaten Sintang, agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar,” tandasnya.

(Lingga/Dede)

Related Posts