Inggris Kutuk Permukiman Ilegal Israel

Inggris Kutuk Permukiman Ilegal Israel

Inggris, thetanjungpuratimes.com Inggris mengutuk keputusan Israel memperluas permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan, dan mengatakan tindakan itu adalah penghalang perdamaian.

“Kami mengutuk keputusan pemerintah Israel untuk mengambilalih 585 are (236,7 hektare) lahan di Tepi Barat sebagai tanah negara. Tindakan semacam itu jelas merusak prospek penyelesaian dua negara yang sudah hilang,” kata juru bicara Kantor Urusan Luar Negeri Inggris, Rabu (16/03).

Israel telah mencuri banyak lanah subur milik warga Palestina dan mengklaimnya sebagai “tanah negara”, kata media lokal dan pejabat Israel.

Pemerintah Inggris menganggap pengambilan lahan tersebut sebagai tindakan tidak sah dan mendesak Israel agar mengubah keadaan, demikian laporan Xinhua.

“Inggris dan mitra internasional terus menyerukan diakhirinya perluasan permukiman, yang tidak sah berdasarkan hukum internasional dan penghalang bagi perdamaian,” kata juru bicara itu. “Jika Pemerintah Israel benar-benar berkomitmen pada penyelesaian dua-negara, makan Israel akan mengubah keputusannya.”

(Rimanews.com/Antara/Dede)

Related Posts