Daun Purik Kapuas Hulu Dilirik Sejumlah Negara

Daun Purik Kapuas Hulu Mulai Dilirik

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu, Abdurrasyid mengatakan beberapa negara sudah melirik potensi daun Purik (Kratom) di Kapuas Hulu, diantaranya Kanada, Cina, Amerika dan Jepang.

“Purik merupakan potensi paling besar di Kapuas Hulu. Potensi ini nyambung dengan predikat Kapuas Hulu sebagai kabupaten konservasi. Pohon Purik ditanam, daunnya diambil laku dijual,” tuturnya, (18/3).

Abdurrasyid mengungkapkan, Dinas Kehutanan pernah ikut rapat koordinasi bersama unsur forkopimda Kapuas Hulu. Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh unsur Forkopimda itu dibahas berbagai hal. Diantaranya peluang pasar luar negeri dan kandungan yang ada pada daun purik.

“Intinya daun Purik aman, tidak ada zat adiktif atau berbahaya,” jelasnya.

Abdurrasyid mengatakan dalam rapat bersama forkopimda sudah disepakati tak ada penangkapan terhadap masyarakat yang menjual dan membeli daun Purik. Meskipun hingga saat ini belum ada regulasi terkait daun Purik.

“Saya minta pada polisi jangan menangkap warga yang menjual daun purik lagi, karena dasar hukumnya belum ada. Biarkan masyarakat berusaha,” kata dia.

Menurutnya, daun Purik jika dikelola dengan baik bisa menjadi sumber pendapatan terbesar bagi masyarakat dan sumber PAD terbesar bagi Kapuas Hulu.

“Tanaman Purik juga dapat menjadi penahan abrasi, karena pohon Purik, pohon ini cocok di dataran rendah,” tutupnya.

(Yohanes/Dede)

Related Posts