Empat Desa di Putussibau Masuk Kawasan Taman Nasional

Empat Desa di Putussibau Masuk Kawasan Taman Nasional

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com Camat Putussibau Selatan Iwan Setiawan mengatakan, kecamatannya terdiri dari 14 Desa dan 2 Kelurahan. Dari keseluruhan desa dan kelurahan tersebut ada empat desa yang masuk kawasan hutan lindung dan wilayah Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK). Empat desa itu adalah Bungan Jaya dan Tanjung Lokang, ada pula Beringin Jaya dengan Kreho yang merupakan daerah kawasan penyangga.

Iwan mengaku belum mengetahui persis mekanisme pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di sekitar desa di kawasan hutan tersebut. Khususnya kebijakan pemanfaatan dari masyarakat, yang diberlakukan pihak taman nasional.

”Bingung juga terkait regulasi pemanfaatan SDA di sana itu. Kita sudah tawarkan ke masyarakat bahwa alternatif pengembangan sumber daya alam yang berpotensi dibudidayakan, seperti rotan, ikan sungai dan lainnya,” katanya, Minggu (20/3).

Iwan berharap, ada persamaan persepsi antara masyarkat  adat dengan pengelola taman nasional kedepannya. Menurutnya Pembagian zona pemanfaatan mesti jelas.

“Sebab masyarakat memang merasa terikat dengan alam di sekitarnya. Menurut mereka, memelihara hutan hak ulayat adat juga sudah dari turun temurun. Kami berharap, pihak TNBK bisa berkolaborasi dengan masyarakat adat disana, bukan berbenturan. Karena masyarakat juga tidak mau kehilangan hutan,” pesannya.

Demikian juga dengan aturan yang ditetapkan pihak pengelola taman nasional, Iwan meminta masyarakat tetap mematuhinya, untuk menghindari persoalan yang bersentuhan dengan hukum.

“Karena zonasi yang dilakukan oleh TNBK itu mungkin suatu hal yang baik. Saya menyarankan masyarakat, jika sumber daya sudah berkurang, maka alternatif bisa dengan membuat sebuah usaha yang dekat dengan rumahnya,” tuntasnya.

(Yohanes/Dede)

Related Posts