Aset Pemkab Banyak Yang Dirusak, Ini Kata Kasat Pol PP Kapuas Hulu

Aset Pemkab Banyak Yang Dirusak, Ini Kata Kasat Pol PP Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Sejumlah aset pemerintah kabupaten Kapuas Hulu telah dirusak oknum tak bertanggung jawab. Aset yang sempat dirusak diantaranya bangunan perkantoran di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Selatan, kemudian Pasar Kedamin Indah (Kedah) yang berada di kecamatan Putussibau Selatan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kapuas Hulu, Hadi Pranata mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu perlu mengmabil langkah cepat untuk mengamankan aset yang sudah terbangun. Agar lebih intensif dalam penjagaan aset tersebut, perlu dibentuk tim pengawasan aset.

“Bicara pengamanan aset, itu butuh meknisme yang tepat. Saran saya lebih baik dibentuk tim,” tutur pria yang keseharian disapa Aan ini, Senin (28/3).

Dengan terbentuk tim, kata Aan, tentu ada penganggaran khusus untuk penjagaan aset tersebut. Dananya bisa melekat di Satpol PP atau pun SKPD lain.

“Karena tidak dimungkiri kita butuh dana untuk mereka yang menjaga aset tersebut,” ujarnya.

Selama ini, kata Aan satuannya sudah melakukan pengawasan pada sejumlah aset pemerintah yang ada di Putussibau. Pengawasan tersebut melalui patroli rutin.

“Pengawasan selalu dilakukan, tapi sebatas monitor tidak standby di lokasi,” jelasnya.

Aan mengungkapkan, belum ada SKPD teknis yang berkoordinasi pada pihaknya untuk melakukan penjagaan di aset daerah, baik aset pemerintahan di desa Pala Pulau atau pun Pasar Kedamin Indah.

“Terkait perusakan aset, memang SKPD yang mengelola aset harus berkoordinasi dengan Satpol PP, minta tenaga keamanan di Satpol PP. Tapi sebelumnya inventarisir dulu aset yang mana saja. Satpol PP tetap mendukung untuk penjagaan itu, prinsipnya kami siap, asal koordinasi,” timpalnya.

Menurut Aan, aset pemerintah yang terbengkalai sangat rawan memicu kriminalitas. Begitu juga dapat menjadi tempat kenakalan remaja.

“Aset yang terbengkalai memang biasa dijadikan untuk berbuat hal negatif. Kenakalan remaja itu yang harus ditangkal, begituga aktifitas minum minuman keras,” tegas Aan.

Disisi lain, Aan mengajak, Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk dapat saling mendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah, termasuk menjaga aset Pemerintah dari kerusakan.

“Kalau ada kegiatan yang mencurigakan di sekitar aset pemerintah, lapor Satpol PP atau Kepolisian. Jangan main hakim sendiri,” tutupnya.

(Yohanes/Dede)

Related Posts