Warga Kakap Kesal, PLN Babat Lahan Tanpa Izin

Warga Kakap Kesal, PLN Babat Lahan Tanpa Izin

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Satu diantara pemilik lahan di lokasi Rt 05 Rw 02 Dusun Karya Mulya, Desa Jeruju Besar, Adam mengaku kesal dengan pihak PLN yang menebang pohon di lahannya.

“Kejadian penebangan pohon milik saya dan warga lainnya terjadi pada tanggal 15 Maret 2016. Saya kaget waktu ada warga yang melapor kepada saya kalau tanam tumbuh di lahan saya di tebang oleh PLN,” katanya, Senin (28/3) pagi.

Menurutnya, pada tanggal 24 Maret 2016 ada perwakilan PLN yang mendatangi rumahnya untuk mengganti rugi seluruh tanam tumbuhnya dengan uang sebesar Rp1.500.000, namun dirinya tetap menolak ganti rugi itu.

Mantan Kades Jeruju Besar ini mengakui kalau pohon yang ditebang oleh PLN adalah 1 batang pohon nangka, 1 batang pohon sirsak, dan 22 batang pohon pisang.

“Kami bukan masalah uang ganti rugi, namun yang kami sesalkan pihak PLN telah melakukan pengrusakan. Hari ini saya dan beberapa warga mendatangi Polsek Sungai Kakap untuk melaporkan hal itu. Apalagi penebangan itu tanpa ada izin,” jelasnya.

Permasalahan ini, katanya akan tetap dilanjutkan ke proses hukum, jangan sampai PLN melakukan tindakan semena-mena terhadap masyarakat kecil.

Menurut data yang ada di warga, setidaknya ada puluhan batang pohon milik warga yang dibabat oleh PLN tanpa izin dari pemiliknya.

(Faisal/Dede)

Berita terkait :
LAKI Kalbar Minta Polisi Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Pembabatan Lahan Oleh PLN
Kades Jeruju Besar Akui Mendapat Laporan Terkait Lahan Warga yang Dibabat PLN
PLN Akui Telah Babat Lahan Warga

Related Posts