Kapuas Hulu Perlu Waspadai Penyakit Zoonosis dari Malaysia

Waspadai Penyakit Zoonosis di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Malaysia adalah salah satu negara yang sempat dilanda kasus zoonosis (penyakit menular dari hewan) khususnya virus Nipah (NiV). Lantaran Kapuas Hulu berbatasan langsung dengan negara tersebut, pihak Dinas Perternakan Provinsi Kalimantan Barat mengingatkan warga di perbatasan Kapuas Hulu untuk mewaspadainya.

“Kasus zoonosis seperti Nipah pernah terjadi di Malaysia. Nipah bisa dibawa oleh kelelawar. Artinya penyakit yang belum ada, sudah terjadi dan akan muncul, itu harus diwaspadi masyarakat Kapuas Hulu,” ungkap Kabid Pelayanan Keswan dan Kesmavet, Dinas Peternakan Provinsi Kalbar Drh. Elidar MM  saat ditemui di Putussibau, Rabu (30/3).

Untuk saat ini, kata Eli yang harus menjadi perhatian masyarakat Kapuas Hulu dan Kalbar umumnya, adalah virus rabies. Virus rabies dapat menyerang susunan saraf pusat. Virus ini ditularkan melalui gigitan hewan yang sudah terkena rabies, seperti anjing, kucing dan kera.

“Sebelumnya penyakit rabies juga pernah mewabah di beberapa kecamatan di Kapuas Hulu,” tuturnya.

Selain rabies, masyarakat Kapuas Hulu perlu juga waspada hog cholera, yang ditular dari hewan babi. Kasus tersebut pernah terjadi  di daerah Badau. Sementara untuk flu burung (avian influenza) Eli memastikan aman, namun demikian sekarang wabah tersebut sedang terjadi di daerah Jawa.

“Kita aman, tapi kita harus antisipasi, karena daerah Jawa mulai mewabah lagi,” katanya.

Secara umum Kalbar penyakit hewan yang harus diwaspadai ada lima yang biasa singkat RABAH (Rabies, Avian influenza,  Brucellosis atau keguguran pada ternak, Antraks pada sapi, kambing dan Hog cholera).

“Namun di Kapuas Hulu kita tetap antisipasi rabies sama hog cholera saja,” ungkapnya.

Eli menambahkan pada tahun 2017 ada beberapa provinsi yang dijadikan pilot project lima zoonosis, termasuk Kalbar.

“Yang dijadikan pilot project Riau, Jawa Tengah dan Kalbar. Seperti antraks, rabies dan Nipah. Itu yang menjadi prioritas,” tutupnya.

(Yohanes/Dede)

Related Posts