Desa Lesabela Butuh Fasilitas Pendidikan

Desa Lesabela Butuh Fasilitas Pendidikan

Bengkayang, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi harus memperhatikan pendidikan di Desa Lesabela, Kecamatan Ledo, terutama di Dusun Belatek RT Semayas. Hal ini agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan seutuhnya.

“Keterbatasan fasilitas bangunan sekolah, membuat mereka harus menempuh perjalanan enam kilometer dari tempat tinggal,” terang Juliadi (31), Guru Honorer di SDN 19 Semayas.

Menurutnya, masih ada 9 siswa yang belajar di sekolah ini dan sudah terdata di pemerintah pusat. Mereka belajar dengan buku serta fasilitas bangunan yang seadanya. Semua ini dilakukan agar anak-anak memiliki wawasan yang luas untuk bekal mereka di masa mendatang.

Jakaria (46), tokoh masyarakat Dusun Belatek Desa Lesabela, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang menuturkan, sebenarnya lahan sudah tersedia untuk pembangunan sekolah dasar. Namun hasil survei oleh Dinas Pendidikan setempat menyatakaan, lokasi bangunan sekolah belum sesuai kriteria, karena terlalu jauh dari tempat warga.

“Hingga saat ini bangunan sekolah masih belum ada tindak lanjutnya,” tutur Jakaria.

Ia berharap, agar pemerintah memperhatikan sekaligus menindak lanjuti kebutuhan masyarakat akan bangunan sekolah. Mengingat banyaknya jumlah penduduk dan jauhnya jarak tempuh untuk ke sekolah yang ada di Dusun Ledo, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Dr. Yan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan membangun Sekolah Dasar Negeri 19 Semayas, Dusun Belatek, Desa Lesabela.

“Jika tidak ada perubahan anggaran, kita akan bangun pada tahun ini sesuai dengan permintaan masyarakat,” pungkasnya. (Hervina/Yuniar)

Related Posts