Kabupaten Sekadau Belum Miliki Puskeswan

Kabupaten Sekadau Belum Miliki Puskeswan

Sekadau, thetanjungpuratimes.com Fasilitas kesehatan yang khusus menangani hewan di Kabupaten Sekadau dinilai masih minim.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Disntankanak) Kabupaten Sekadau, Mardiani. Dikatakannya saat ini fasilitas sejenis di Sekadau bahkan tidak ada.

Tak hanya itu saja, jumlah dokter hewan yang ada di Sekadau saat ini hanya berjumlah dua orang saja. Bahkan, kata dia, dua orang dokter hewan tersebut masih menggunakan kantor dinas untuk melakukan aktivitasnya.

Untuk itu, kata dia, perlu adanya Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di Kabupaten Sekadau. Mardiani mengungkapkan hal itu sudah diajukan sebelumnya, namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait dengan realisasinya.

“Kami belum tahu apakah direalisasikan tahun ini atau tidak,” ujarnya, kepada wartawan Sabtu ( 9/4 ).

Padahal, lanjut Mardiani penyakit hewan dinilai sangat berbahaya, seperti flu babi atau H1N1, rabies, antrax, dan flu burung. Sehingga, menurutnya Puskeswan dinilai sangat diperlukan guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular pada hewan.

“Sudah seharusnya ada Puskeswan untuk mengantisipasi penyakit hewan bisa dilakukan dengan baik agar tidak menular pada manusia,” ucapnya.

Terlebih, kata Mardiani, beberapa wilayah di Sekadau dinilai sangat rentan, seperti Belitang Hulu dan Nanga Mahap. Sebab, pada masing-masing Kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang dan Ketapang.

“Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Inilah yang harus diantisipasi dengan serius,” pungkasnya.

(Yahya Iskandar/Dede)

Related Posts