Polsek Matan Hilir Selatan Amankan 11 ‘Meting’

Polsek Matan Hilir Selatan Amankan 11 'Meting'

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Jajaran kepolisian sektor Matan Hilir Selatan (MHS) berhasil menertibkan 11 meting (penjaga yang memasang pagar ditengah jalan,red) yang berada di sepanjang Jalan Pelang-Indotani. Penertiban dilakukan lantaran banyaknya keluhan dan laporan masyarakat pengguna jalan atas pungutan biaya ketika melintasi meting tersebut.

Saat dilakukan penertiban, tidak semua penjaga meting dapat diamankan, lantaran ada beberapa lokasi meting yang penjaganya melarikan diri sebelum anggota kepolisian tiba di lokasi.

Dari laporan pengguna jalan, penjaga meting memungut biaya Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk kendaraan roda empat. Kalau untuk kendaraan roda dua, mereka memungut biaya sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000 setiap kali melintasi meting.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek MHS, AKP Rosidi menjelaskan, pihaknya melakukan giat penertiban meting karena para pengguna jalan Pelang-Indotani merasa resah.

“Hasilnya sebelas meting  kita amankan sepanjang Jalan Pelang-Indotani. Dan meting-meting ini yang membuat pengguna jalan resah,” ungkapnya, Rabu (13/4).

Namun, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap penjaga meting, lantaran penjaga meting telah sepakat untuk tidak melakukan penjagaan meting dan siap diproses hukum, jika kembali menjaga meting dan memungut biaya.

Selain itu pihak kepolisian juga telah mensosialisasikan kepada masyrakat dan pengguna jalan yang melintas, untuk tidak membayar apabila melintasi meting dan tidak segan melaporkan ke pihak kepolisian, jika masih ada yang menjaga dan meminta uang di meting.

“Kita juga komitmen dalam mengawasi dan menertibkan meting-meting yang memungut biaya ke pengendara diwilayah hukum kita,” tegasnya. (Asmun/Yuniar)

Related Posts