Warga Ketapang Butuh Solusi Saat Membuka Lahan

Warga Ketapang Butuh Solusi Saat Membuka Lahan

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Pernyataan presiden MADN, Cornelis terkait perang melawan narkoba itu benar, lantaran narkoba memang dapat merusak banyak pihak, hanya saja untuk persoalan narkoba, tentunya ada leading sektor atau pihak terkait lainnya, sehingga Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) harus mampu melihat dan fokus memberikan solusi dari persoalan lain yang lebih tepat, seperti ketakutan petani ketika membuka lahan dengan membakar.

Ketua DPD Partai Perindo Ketapang, Damianus Yordan meminta kepada MADN untuk dapat juga mencari solusi, atas polemik mengenai ancaman bagi seluruh warga yang melakukan pembakaran lahan untuk berladang.

Menurutnya, MADN jangan hanya mengeluarkan statmen mengenai perang melawan narkoba, lantaran hampir seluruh petani di pedalaman yang mayoritas masyarakat Dayak melakukan pembakaran, untuk membuka lahan pertanian serta terancam akan dipenjara.

“Kita harap MADN dapat mencarikan solusi terhadap ketakuan para petani di pedalaman yang takut ditangkap jika membuka lahan dengan membakar,” ucapnya .

Damianus menjelaskan, masyarakat pedalaman melakukan pembakaran, tentunya tidak sembarangan, melainkan dengan sistem. Sehingga tidak merembet dan api tidak mungkin membesar.

“Apalagi sudah berpuluh tahun cara itu dilakukan, namun tidak pernah menyebabkan kebakaran besar,” tuturnya.

Untuk itu, ia berharap peran MADN khususnya dalam menyampaikan dan memberi solusi dari keluhan masyarakat dayak pedalaman yang ingin bertani ini.

Sementara itu, Juvemeri (23), satu diantara masyrakat Dayak asal Dusun Paket, Kecamatan Jelai Hulu yang juga bertani mengaku, sejak dulu petani di wilayahnya ketika berladang tidak pernah mengalami masalah atau kebakaran lahan besar, hanya saja ketika Ketapang dimasuki banyak perusahaan, kebakaran lahan mulai banyak dan imbasnya terhadap mereka yang membakar lahan demi bertani.

“Kita biasanya membuka lahan dengan gotong royong, biasa 20 orang saling bantu, jadi ketika dibakar mereka sudah siap menanggulanginya, sehingga tidak pernah merembet dan membesar,” pungkasnya. (Asmun/Yuniar)

 

Related Posts