52 Anggota Polda Kalbar Pengguna Narkoba Direhabilitasi

Kasus Narkoba Polisi Kalbar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melaksanakan Program Rehabilitasi Personil anggota pengguna narkoba dengan istilah “Back to Basic”. Kapolda Kalbar, Brigadir Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, membuka secara resmi kegiatan tersebut di Markas Polda Kalbar, pada Kamis (14/4) pagi.

Dari sebanyak 52 anggota polisi yang terbukti sebagai pengguna narkoba yang ikut dalam program rehabilitasi ini, terdiri dari satuan Pengamanan Objek Vital dua orang, Satuan Brimob 11 orang, Polres Mempawah dua orang, Polres Landak tiga orang dan Polres Singkawang empat orang.

Selain itu, ada dari Polres Sanggau satu orang, Polres Sambas sembilan orang, Polres Ketapang enam orang, Polres Melawi dua orang, Polres Kapuas Hulu lima orang dan Polres Bengkayang tujuh orang.

“Dari 52 orang anggota pengguna, ada 10 orang yang harus dirujuk treatmentnya ke rumah sakit jiwa, karena sudah ada gangguan pada syaraf motoriknya dan sudah tidak bisa berkonsentrasi lagi. Kalau diajak bicara matanya sudah kemana-mana dan sisanya 42 orang di SPN,” jelas Kapolda Kalbar, Brigadir Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, usai acara pembukaan rehabilitasi tersebut.

Lebih lanjut Arief mengatakan, program rehabilitasi ini diharapkan satu kali ini saja, tidak ada lagi yang menggunakan narkoba.

“Kalau sempat ada anggota Polres yang memakai lagi, Kapolresnya yang akan direhabilitasi sama-sama dengan anggotanya tadi,” tegas Arief.

Arief Sulistyanto mengatakan, program ini bekerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar. Pelaksanaan rehabilitasi ini akan dilakukan selama enam minggu, dimulai dari tanggal 14 April hingga 31 Mei 2016. (Agustiandi/Mohammad)

Berita terkait :
(Video) Anggota Polda Kalbar yang Menggunakan Narkoba
Polisi Ringkus Oknum Aparat

Related Posts