Klub Kecewa Pemilihan Pengurus PASI Mempawah Tak Transparan

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Sejumlah pengurus klub atletik dibawah naungan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI)  Kabupaten Mempawah mempermasalahkan kepengurusan PASI Mempawah yang baru.

“Saya menyesalkan dalam beberapa kali pemilihan pengurus PASI dari mulai tahun 2010 sampai sekarang selalu tidak melibatkan pengurus klub yang di bawah naungan PASI maupun mengundang orang-orang  di Kecamatan yang biasa terlibat membina atlet di Kecamatan,” ujar satu diantara pengurus klub atletik, Lambero Marsupandi kepada wartawan  Sabtu (16/4).

Menurutnya ketua KONI seharusnya bisa mengarahkan pengurus cabang olahraga terkait  cara pemilihan pengurus yang benar.

“Jangan hanya tinggal ACC saja,” katanya.

Dikatakan dia, klub  yang masuk jaringan PASI tidak dipanggil untuk dilibatkan dalam pemilihan tersebut.

“Yang mengherankan  orang-orang  yang ditunjuk untuk ketua PASI mengiya kan saja  untuk menduduki posisi tersebut walaupun menyalahi aturan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia PASI posisinya tidak punya Atlet, melainkan yang punya atlet adalah klub di bawah naungannya, juga sekolah serta pengurus kecamatan.

“Selama ini banyak pengurus PASI yang tidak menyadari hal tersebut,” tukasnya.

Secara terpisah, Plt Ketua Umum PASI Mempawah, Sukriadi Masri mengatakan jabatan sebagai pelaksana tugas  Ketua Umum PASI Mempawah dikatakannya atas mandat yang diberikan langsung oleh ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Mempawah.

“Ketua Koni yang memberikan mandat, karena tidak ada ketua. Karena kosong maka saya ditugaskan disitu,” ujarnya.

Terlebih dikatakannya, bukan hanya dirinya saja melainkan ada beberapa orang yang diberikan mandat dari Koni untuk mengisi kekosongan kursi pengurus.

“Ada sekitar lima orang yang diberikan mandat oleh Koni, untuk SK ada dipegang sekretaris,” jelasnya.

Dirinya juga tidak membantah bahwa penunjukan pengurus tidak melalui Kongres atau Musyawarah Cabang (Muscab).

“Memang penunjukan ini tidak melalui Kongres atau Muscab,” pungkas dia.

(Hamzah/Dede)

Related Posts