Pengusaha Tambak Udang Harapkan PLTU Baturusa Beroperasi

Pangkalpinang, thetanjungpuratimes.com – Pengusaha tambak udang vaname di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengharapkan PLN segera mengoperasikan PLTU di Baturusa untuk mendukung usaha tambang udang di daerah itu.

“Saat ini kita sulit mengembangkan usaha tambak udang, karena ketersediaan listrik yang masih kurang,” kata Direktur PT Merdeka Husain Karim di Pangkalpinang, Sabtu (16/4).

Menurut dia usaha tambak udang tidak akan berjalan atau berhasil jika ketersediaan listrik kurang. Listrik merupakan nyawa dari usaha tambak udang vaname ini.

“Listrik ini penting untuk menggerakkan kincir air, agar sirkulasi air kolam berjalan baik. Jika sirkulasi air ini tidak berjalan baik, maka dipastikan petambak akan gagal panen dan mengalami kerugian sangat besar,” ujarnya.

Ia mengatakan PT Merdeka merupakan perusahaan tambak udang terbesar di Bangka Belitung dan telah membina ratusan petani tambak udang.

“Saya sebagai pembina petani tambak udang cukup prihatin, karena petani tidak bisa mengembangkan usahanya dengan baik, karena terkendala listrik, sehingga hasil yang diperoleh kurang mendukung untuk kesejahteraan keluarganya,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah daerah untuk mendorong PLN untuk segera mengoperasikan PLTU Baturusa, agar usaha tambak udang masyarakat berjalan lebih optimal. Bahkan akan meningkatkan animo masyarakat mengembangkan udang karena permintaan pasar nasional dan internasional yang tinggi.

“Saat ini pengusaha dan petani masih ragu untuk mengembangkan tambak udang ekspor ini, karena ketersediaan listrik yang masih kurang. Jika kita paksakan maka jelas akan menderita kerugian, karena listrik merupakan kunci dari keberhasilan tambang udang ini,” ujarnya.

(Ant/Dede)

Related Posts