Ajak Anak di Bawah Umur, Residivis Kambuhan Curi Motor

curanmor

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Satuan Reskrim Polres Ketapang, berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Kota Ketapang. Keduanya berinisila FE (24) seorang residivis, dan MS (17) yang masih berusia di bawah umur ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dari tangan pelaku, petugas kepolisian mengamankan satu unit sepeda motor hasil curian dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai sarana untuk berbuat kejahatan.

Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Belen Anggara Pratama menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu menangkap FE  di salah satu rumah kost di Kota Ketapang,  Kamis (14/4) malam. Kemudian setelah dilakukan pengembangan diketahui saat melakukan pencurian FE melakukannya bersama MS, sehingga pihaknya langsung menangkap MS di kediamannya di Kecamatan Kendawangan, Sabtu (16/4).

“ FE telah melakukan pencurian motor di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP), sedangkan MS ikut serta melakukan pencurian di dua TKP saja,” ungkap Belen kepada wartawan, Senin (18/4).

MS (17), warga Kecamatan Kendawangan ini mengaku dirinya tidak kenal dengan FE (24). Ia datang ke Ketapang bersama temannya, kemudian temannya mengenalkannya dengan FE dan meminta dirinya untuk menemani FE.

“Saya disuruh sama teman ke kost-an FE. Setelah berkenalan, saya nemankan FE nyuri motor di rumah kost depan pengadilan. Kemudian pada malam harinya, FE menyuri motor lagi di belakang pengadilan,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Ketapang, Senin (18/4).

Sementara pelaku lainnya, FE (24), warga Pesaguan Kiri mengaku dirinya sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan kasus pencurian.

“Ini merupakan kasus ke empat saya. Sebelumnya saya masuk penjara dengan kasus curi uang dan emas, kemudian kasus membawa motor curian, kasus pencurian laptop, sekarang kasus saya mencuri motor,” ucapnya .

Ia mengaku nekad kembali melakukan pencurian, lantaran dirinya tidak mendapatkan pekerjaan usai keluar dari penjara.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan. Untuk tersangka FE dikenakan pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukumannya tujuh hingga sembilan tahun penjara. Sedangkan MS yang masih dibawah umur akan  diperlakukan khusus sesuai aturan terhadap anak dibawah umur.

Terkait maraknya kasus yang melibatkan anak di bawah umur, Belen mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi dan waspada terhadap prilaku anak yang berubah. (Asmun/Yuniar)

 

Related Posts