Greenpeace : Lahan di Kalbar Sudah Habis Digarap Korporasi

Greenpeace : Lahan di Kalbar Sudah Habis Digarap Korporasi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Forest Political Campaigner Greenpeace SEA Indonesia, Teguh Surya, mengatakan, konflik lahan terus terjadi di wilayah Kalbar, karena ruang-ruang lahan di masyarakat sudah bisa dikatakan tidak ada.

“Sesama korporasi saja sudah tumpang tindih, mereka bahkan sudah saling sikut, dimana untuk masyarakat lokalnya ?,” ujar Teguh, saat Focus Group Discussion (FGD) tentang Diseminasi Peta Kepo Hutan ; Memperbaiki Tata Kelola Hutan, Mereduksi Bencana, di Kantor Walhi Kalbar di Pontianak, pada Senin (18/4) siang.

Menurut Greenpeace, seperti yang ditampilkan pada ‘peta kepo hutan’ di wilayah Kalbar, tidak ada ruang sama sekali lahan untuk masyarakat lokal, lahan sudah terpenuhi oleh perusahan-perusahaan.

“Persoalan di Kalbar cukup komplit, kalau kita lihat dari peta itu sendiri, terjadi tumpang tindih, bahkan ruang kecil saja untuk masyarakat sudah tidak ada lagi, semua sudah diperuntukkan untuk korporasi,” ungkap Teguh usai FGD.

Teguh menambahkan, bahwa dengan adanya informasi ini (peta kepo hutan) para pemangku kepentingan di Kalbar bisa terpacu semangatnya untuk melakukan peninjauan kembali atas alokasi ruang sumber daya alam tersebut.

“Kemudian melakukan realokasi ruang, sehingga sumber daya alam yang tersisa hari ini bisa lebih berkeadilan untuk semua pihak, bukan hanya pada sekelompok pebisnis saja,” harap Teguh.

(Agustiandi/Mohammad)

Foto : Suasana Focus Group Discussion/Agustiandi
Foto : Suasana Focus Group Discussion/Agustiandi

Related Posts