Rela Tidur di Masjid, Pemuda Kampung Bertekad jadi Polisi

Rela Tidur di Masjid, Pemuda Kampung Bertekad jadi Polisi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Zeki Wiboyo (20), pemuda asal Telok Batang, Kabupaten Kayong Utara, rela tidur di masjid, demi mewujudkan keinginan besarnya menjadi polisi.

Pemuda lulusan SMA Negeri Simpang Hilir tahun 2015 ini mengaku, berkeinginan menjadi polisi merupakan cita-cita dari kecil.

“Sudah menjadi kebanggaan saya dari kecil menjadi seorang polisi,” ungkap Zeki saat ditemui di Mapolda Kalbar, Senin (18/4).

Dengan berbekal doa restu dari kedua orang tuanya,  Zaki  berangkat ke Pontianak dengan mengunakan speed boat, Minggu (17/4). Setibanya di Kota Pontianak, Zeki langsung menuju Mapolda Kalimantan barat menggunakan ojek dari pelabuhan Senghie Pontianak.

“Dari situ saya jalan kaki mencari mesjid untuk bermalam. Karena bekal uang saya hanya cukup untuk makan, makanya saya tidak tidur di penginapan. Apalagi saya tidak ada sanak keluarga di Pontianak,” tuturnya.

Anak bungsu dari empat bersaudara ini sangat berharap dirinya bisa lulus dalam penerimaan kepolisian tahun ini. Sehingga kelak dirinya dapat membanggakan orangtuanya di kampung halaman.

” Mudah-mudahan saya lulus menjadi polisi dan bisa mewakili pemuda dari kampung,” ujar Zeki yang mengaku sebelumnya bekerja di perusahaan pengangkut kayu abasia.

Dia menambahkan, hari ini dirinya belum bisa mendaftarkan diri lantaran kekurangan surat keterangan tidak pernah terlibat dan menggunakan narkoba.

“Sehingga malam ini saya terpaksa akan menginap di masjid lagi,” pungkasnya.  (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

Related Posts