Tips Mencegah Keputihan Pada Wanita

Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin Dr Yuliana Teguh memberikan tips mencegah keputihan pada wanita

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin Dr Yuliana Teguh, SpKK, FINDSDV memberikan masukan dan saran bagaimana cara mencegah keputihan pada wanita, diantaranya dengan menjaga area genital wanita agar selalu bersih dan kering.

Tips yang diberikan Yuliana untuk menghindari dari keputihan yaitu dengan menjaga daerah vagina agar tetap kering, lakukan seks yang aman (bagi yang sudah menikah) dan jangan lakukan hal-hal yang aneh bagi anak muda (Seks bebas dan masturbasi bagi wanita).

Hal tersebut disampaikan Dr Yuliana Teguh saat memberikan materi mengenai keputihan pada Talk Show Kesehatan Reproduksi dan Kulit Pada Wanita di Kedai Prancis Untan, Rabu (20/4) pagi.

“Bersihkan dengan air (air  hangat), pada saat membasuh bagian vagina arah dari atas ke bawah ( jangan diulang-ulang arahnya). Keringkan dengan handuk kering atau tissue toilet, hindari bahan pewangi, hindari celana yang terlalu ketat, gunakan bahan katun untuk  pakaian dalam dan hindari pemakaian bedak tabur,” saran Dr Yuliana Teguh.

Menurut Yuliana, wanita yang  sering mengeluh dengan kondisi bagian vaginanya yang terlalu basah juga bisa menjadi penyebab awal keputihan. Ia juga mengatakan, keputihan memiliki dua faktor penyebab, yaitu infeksi dan non infeksi. Untuk penyebab infeksi terdiri dari bakteri, jamur, amuba dan  parasit.

Sedangkan non infeksi berasal dari benda asing (pasir, semut, manik-manik, kapas dan parfum) serta keganasan kanker leher rahim. Selain itu prilaku oral seks yang kurang aman, seperti masturbasi yang biasa dilakukan oleh wanita juga bisa menjadi faktor lain dari adanya keputihan itu sendiri karena tidak bersih.

“Keputihan itu kan awalnya dari keluhan bagian vaginanya selalu basah dan berbau tidak sedap,  melakukan prilaku masturbasi dan kurangnya kita menjaga kebersihan bagian vagina setelah membasuhnya,” jelas Yuliana.

Agar tidak terlalu parah, Yuliana juga menambahkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang (laboratorium), pemeriksaan dan terapi yang tepat dan minum obat teratur sesuai petunjuk dokter spesialis yang menangani khusus organ reproduksi (Andrologi).

Dr Yuliana Teguh juga berharap para wanita jangan mau jadi korban iklan obat-obatan yang ditawarkan di media online.

(Kurniawati/Mohammad)

Related Posts