BKSDA Kalbar Gagalkan Penyeludupan 140 Ekor Burung Dilindungi

Kepala BKSDA Kalbar, Sustyo Iriyono

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar bekerjasama dengan Ditreskrimsus Polda Kalbar berhasil menggagalkan pengiriman satwa dilindungi serta menangkap tersangka, Kamis (21/4) pukul 10.30 di bandara Supadio Pontianask.

Kepala BKSDA Kalbar, Sustyo Iriyono menjelaskan tersangka yang diamankan merupakan warga Jalan Tanjungpura, kelurahan Kedamin Ilir, Kecamatan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu berinisial SH. SH ditangkap saat hendak mengirim satwa liar jenis burung sebanyak 140 ekor.

“Ada enam jenis burung berhasil kita amankan dari tersangka SH, yakni burung Murai Batu ada 27 ekor, Kacer ada 13 ekor, Cucak Hijau ada 95 ekor, Cucak Biru ada 1 ekor, Beo ada 3 ekor dan burung Kapas Tembak 1 ekor. Semua barang bukti ini, sementara kita amankan di kantor BKSDA, sedangkan tersangka SH masih menjalani pemeriksaan,” ungkap Sustyo saat ditemui dirunag kerjanya, Jumat (22/4).

Dari hasil keterangan tersangka, kata Sustyo bersebut dibawa dari Putussibau ke Pontianak dengan menggunakan pesawat udara.

“Untuk mengelabui petugas tersangka memasukan burung-burung tersebut ke dalam kardus atau kotak makanan ringan dan botol minuman,” jelas Sustyo.

Tersangka SH akan diancam pasal 42 Juntho pasal 63 Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar.

(Ant/Dede)

Related Posts