Air Genangi Jalan Menuju Jembatan Tayan

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Air kembali menggenangi satu titik di ruas jalan Pembangunan atau ujung pertigaan yang berada Desa Kawat, sejak beberapa pekan belakangan ini.

Kondisi ini, dipicu karena saluran pembuangan air (drainase) dari Bukit Hujan Emas yang berada di tanjakan akses jalan tersebut tak berfungsi optimal. Selain itu, gorong-gorong yang berada di bawah badan jalan itu tersumbat material pasir, sehingga air meluber dan menggenangi badan jalan tersebut.

“Waktu mau kunjungan Pak Presiden Jokowi gorong-gorong ini bagus. Dan tak ada air yang menggenangi badan jalan ini. Sekarang kembali lagi,” kata Andi salah seorang warga yang melintas, Sabtu (23/4).

Menurut Andi, jika melintas di kawasan yang tergenang air itu, maka kendaraan mobil maupun sepeda motor harus berhati-hati, agar air tidak membasahi pengendara lain yang sedang melintas. Selain itu, jika waktu hujan deras, maka air di kawasan itu cukup tinggi, sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Mau hati-hati lah kita pas lewat sini, kasihan juga orang lain terkena percikan air. Nah, kalau hujan airnya cukup tinggi, jelas sangat membahayakan, apalagi arusnya cukup deras,” bebernya.

Terpisah Ketua KNPI Sanggau, Sulaiman mengungkapkan, kondisi tersebut dinilai dapat mencelakakan para pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor. Selain pengguna jalan, banjir genangan air juga merugikan warga yang membuka usaha di pinggir jalan. Pasalnya, konsumen tidak bisa mampir karena akses jalan masuk terendam air.

“Kondisi itu terjadi karena saat pembangunan akses jalan menuju Jembatan Kapuas Tayan itu, tidak mengutamakan pembangunan drainase yang layak. Padahal pembuatan drainase sangat penting agar tidak menggenangi jalan. Saya dapat info, warga yang berjualan di dekat kawasan itu harus meninggikan halamannya, karena air meluber sampai di depan rumah mereka,” paparnya.

Menurut Sulaiman, solusi lain yang dirasa bisa mengatasi masalah genangan air itu, dengan membangun gorong-gorong di pertigaan tersebut.

“Tidak ada lain, selain harus membangun drainase serta gorong-gorong yang memadai. Kita berharap, ini bisa segera diperbaiki, karena sebagai akses bagi pengguna jalan untuk menuju Jembatan Kapuas Tayan dan akses lalu lintas lain,” pungkasnya.

(Muhammad/Dede)

Related Posts