Hadapi MEA Mantapkan Otda

Peringatan Otda Sambas Kalbar

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Tanggal 25 April ditetapkan sebagai peringatan Hari Otonomi Daerah secara nasional. Hal itu didasarkan pada keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah. Tujuan peringatan tersebut adalah memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan otonomi daerah disetiap tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat sampai dengan daerah.

Wakil Bupati Sambas, Dr Pabali Musa mengatakan, makna dari tema ‘Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)’ adalah otonomi daerah yang telah menjadi komitmen dan konsensus para pendiri bangsa Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, peningkatan daya saing daerah dan pengembangan demokrasi lokal,” ungkap Pabali, pada saat upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun 2016 Kabupaten Sambas di Halaman Kantor Bupati Sambas, Selasa (26/4).

Tujuan lainnya disebutkan, seiring dengan telah diberlakukannya kebijakan masyarakat ekonomi asean pada tahun 2016 ini, seluruh pemerintah daerah harus menata seluruh elemen otonomi daerah agar Indonesia tidak menjadi penonton dalam era persaingan bebas tersebut.

Wabup menyebutkan, dalam era MEA diberlakukan 5 arus bebas dalam aktivitas ekonomi antar negara Asean. Pertama arus bebas barang, kedua arus bebas jasa, ketiga arus bebas tenaga kerja terampil, keempat arus bebas modal dan kelima arus bebas investasi.

“Melalui pemantapan otonomi daerah ini, kita tidak akan kalah bersaing dengan negara-negara yang berada dilingkungan Asean,” tegas Pabali Musa.  (Gindra/Yuniar)

Related Posts