Kerusakan Jembatan Pawan Satu Belum Kunjung Diperbaiki

Jembatan Pawan satu di Kota Ketapang

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Persoalan Jembatan Pawan satu, seolah tak kunjung usai, meskipun sudah banyak menelan korban luka bahkan ada yang meninggal dunia, Pemerintah Daerah (Pemda) seolah terkesan membiarkan kerusakan yang ada di Jembatan Pawan satu, dengan belum diperbaikinya lubang serta sambungan jembatan yang renggang hingga saat ini.

Sihardi  (45), salah seorang pengguna jalan serta orang tua dari korban yang pernah meninggal di atas Jembatan Pawan satu  yang diduga akibat menghindari lubang, meminta agar pemerintah baik daerah maupun provinsi tidak lagi menunda perbaikan Jembatan Pawan satu  yang dinilainya memang mendesak.

“Mau menunggu apalagi, sudah banyak korban yang terjatuh bahkan anak saya meninggal karena tabrakan diduga akibat menghindari lubang di atas Jembatan Pawan satu, jangan tunggu ada korban lagi,” ungkapnya, Rabu (27/4).

Ia berharap Bupati Ketapang yang baru, agar dapat mendesak dan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi jikalau jembatan tersebut merupakan tanggung jawab Provinsi. Sehingga perbaikan jembatan dapat segera dilakukan, mengingat kondisi rusaknya jembatan sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan, namun belum ada perbaikan yang optimal dilakukan.

“Pernah sekali dilakukan perbaikan, itupun hanya di tampal biasa, hanya bertahan beberapa bulan. Sekarang sudah bolong lagi terus sambungan jembatan sudah renggang lagi,” kata Sihardi dengan nada geram.

Sehingga, jangan sampai ada kesan pembiaran atau kesan ketidakpedulian Pemerintah Daerah mengenai persoalan Jembatan Pawan satu  yang merupakan akses utama bagi masyarakat, baik yang akan menuju Kota Ketapang maupun yang akan menuju beberapa kecamatan lainnya di wilayah seberang Kota Ketapang.

Masyrakat yang melintasi jembatan banyak yang tidak sadar, jika sambungan jembatan sudah renggang.

“Kadang hampir terjauh dan ada yang terjatuh karena hilang kesimbangan akibat menabrak kerenggangan jembatan, kita harap Pemda tidak membiarkan ada korban jiwa lagi,” tuturnya.

Masyarakat berharap anggota DPRD Provinsi Kalbar yang berasal dari Ketapang untuk peka dan dapat membantu pengalokasian anggaran perbaikan Jembatan Pawan satu.

“Jangan terkesan seolah tidak peduli,” tegasnya. (Asmun/Yuniar)

Related Posts