Pemkot Singkawang Pulangkan Penderita HIV/AIDS

ILUSTRASI HIV AIDS

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota Singkawang berencana memulangkan penderita HIV/AIDS yang sudah ditangani Klinik Mawar ke daerah asalnya masing-masing untuk pengobatan rutin.

“Pemulangan ini dikarenakan Klinik Mawar Singkawang sudah kewalahan menangani kasus HIV/AIDS. Karena Klinik Mawar menjadi rujukan Singbebas, yakni Singkawang, Bengkayang dan Sambas,” kata Pengelola Program Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Singkawang Roby Sanjaya, Selasa.

Saat ini, katanya, Klinik Mawar hanya memiliki 6 petugas pendamping.

“Kalau mau menangani seribu lebih penderita HIV/AIDS di singbebas tentunya tidak akan mampu,” tuturnya.

Berdasarkan pertemuan pihaknya (KPAI) dengan Klinik Mawar, Dinas Kesehatan dan Wali Kota Singkawang, memutuskan jika Wali Kota akan mengembalikan kasus-kasus HIV/AIDS yang ditangani Klinik Mawar Singkawang untuk dikembalikan ke daerahnya masing-masing untuk masa pengobatan.

“Misalnya, penderita yang berasal dari Kabupaten Sambas akan dikembalikan ke Sambas. Begitu juga dengan penderita yang berasal dari Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Dengan syarat, Pemkab setempat harus membentuk klinik VCT dan CST.

“Dan kita bersyukur, karena Sekda Sambas menyambut baik pengembalian itu, dan dia bersedia untuk membentuk Klinik VCT dan CST. Hanya saja, untuk Bengkayang, sampai hari ini kita belum bisa bertemu dengan Sekda-nya,” tuturnya.

Menurutnya, program ini merupakan integrasi program bahwa Pemkot Singkawang ingin menjalin kerjasama dengan Sambas dan Bengkayang khususnya dalam penanganan penderita HIV/AIDS di Singbebas. (Antara/Yuniar)

Related Posts