Stok Pertalite di Lampung Cukup Hadapi Ramadhan

Pertalite

Bandarlampung, thetanjungpuratimes.com – PT Pertamina Lampung menjamin ketersedian bahan bakar jenis pertalite dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2016 tercukupi.

“Kami siapkan pertalite sebanyak 200 kilo liter per hari untuk memenuhi kebutuhan konsumen menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Junior Sales Eksekutif Retail Pertamina Lampung, Imam Bukhari di Bandarlampung, Rabu.

Ia menyebutkan, bahan bakar jenis pertalite itu tersedia di tangki BBM Pertamina sehingga dapat segera didistribusikan kapanpun ke sejumlah outlet SPBU se-Lampung.

PT Pertamina Lampung, lanjutnya, akan segera meminta pengiriman bahan bakar pertalite jika terjadi kekurangan bahan bakar ron 90 tersebut.

“Kami akan meminta kapal tanker mengirim bahan bakar pertalite ke Pertamina Lampung guna memenuhi kebutuhan konsumen,” jelasnya.

Sebanyak 120 dari 130 outlet di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Provinsi Lampung menjual pertalite.

“Sejak diluncurkan pada Oktober 2015 lalu bahan bakar ron 90 itu dijual hampir 80 persen SPBU yang ada di Lampung,” kata Sales Retail, Pertamina Lampung, Teuku Desky Arifin.

Ia menyebutkan, pertalite sejak pertama diluncurkan di Provinsi Lampung, 6 Oktober 2015, hanya tiga SPBU yang menjual bahan bakar tersebut.

Menurutnya, PT Pertamina pada awal peluncuran pertalite di Lampung hanya menjual sekitar 232 kilo liter selama Oktober 2015. Namun sekarang pertumbuhannya cukup tinggi hingga mencapai 4.684 kilo liter.

“Realisasi penjualan pertalite hingga 24 April 2016 mencapai 195 kilo liter per hari. Jika dibandingkan pada awal peluncuran hanya sembilan kilo liter per hari atau naik sekitar 20 kali lipat,” kata dia.

Teuku Desky Arifin menjelaskan melihat data tersebut menunjukkan permintaan bahan bakar jenis pertalite di Lampung cukup tinggi.

Ia menjelaskan, realisasi pertumbuhan permintaan pertalite selama enam bulan di Lampung cukup besar mengingat konsumen mulai beralih menggunakan bahan bakar ron 90 tersebut, terutama untuk kendaraan baru.

“Pertalite ronnya lebih tinggi dari premium. Sedangkan spesifikasi mobil-mobil baru sekarang ini cenderung ke ron 90 bukan 88. Jadi untuk ke mesin bagus, tarikannya juga bagus,” jelasnya. (Antara/Yuniar)

Related Posts