2010—2015, Sebanyak 473 Kasus Kebakaran Terjadi di Pontianak

Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Thaufiek

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sejak tahun 2010 hingga 2015, tercatat sebanyak 473 kasus kebakaran yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya. Hal ini terjadi karena Pontianak termasuk salah satu kota di Indonesia yang rawan terjadinya kebakaran.

“Apalagi kawasan Kota Pontianak saat ini sudah padat, baik dari segi penduduk maupun bangunan,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Aswin Thaufiek ketika menghadiri penyerahan bantuan baju anti api dari Konsulat Malaysia kepada Yayasan pemadam Kebakaran Panca Bakti di Pontianak, Kamis (28/4).

Beruntung di Kota Pontianak saat ini memiliki banyak unit pemadam kebakaran swasta. Tercatat tidak kurang dari 25 Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) dengan sebanyak 47 unit mobil pemadam kebakaran, dan sebanyak 1.757 orang relawan.

“Ini merupakan rasa gotong royong semua masyarakat. Hal ini terbukti para relawan yang tergabung adalah masyarakat yang berasal dari berbagai etnis, mulai dari warga Melayu, Dayak,Tionghoa, Jawa dan suku lain yang ada kota Pontianak,” ujarnya.

Kepada Konsulat Malaysia, Kadis BPBD Kota Pontianak menyampaikan, YPK pertama terbentuk, yakni YPK Siantan yang disebut BPAS (Badan Pemadam Api Siantan, juga tercatat pemadam kebakaran swasta tertua di Indonesia.

Aswin menambahkan, YPK milik swasta terbentuk di Kota Pontianak, dari rasa kemanusian dari para buruh pekerja pabrik di daerah Siantan. Dimana pada saat itu, apabila terjadi kebakaran belum bisa tertangani dengan cepat akibat dari kondisi geografi Kota Pontianak yang terpecah oleh tiga jalur sungai sehingga menghambat gerak mobil pemadam untuk ke lokasi kebakaran.

“Kemudian setelah BPAS terbentuk, satu demi satu YPK lainnya bermunculan, sehingga kini sudah tercatat sebanyak 25 pemadam kebakaran swasta. Mereka ini bersiaga hampir 24 jam setiap hari dan ini murni atas dasar kemanusian dan kesadaran sosial, tidak bertujuan mencari keuntungan,” pungkasnya.  (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

Related Posts