Tenis Meja Belum Dijagokan di Sea Games

Table Tennis

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Tenis meja yang tidak mendapatkan dukungan dana dan motivasi dari pemerintah memang belum dijagokan di SEA Games 2017 Malaysia, kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Raden Isnanta.

“Untuk SEA Games 2017 belum optimistis. Diharapkan mungkin SEA Games yang nanti setelahnya,” ujar dia di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Ia menilai pembinaan atlet tenis meja perlu dilakukan dengan meningkatkan keikutsertaan kompetisi nasional dan internasional untuk mematangkan teknik dan mental atlet.

Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) juga diminta segera melakukan rekonsiliasi agar dapat fokus mengurusi para atlet.

“Kalau pengurus sudah rekonsiliasi dengan pantas, Satlak Prima akan mengurus selanjutnya,” ujar dia.

Selain itu, ia menilai Indonesia saat ini kekurangan laga tenis meja skala internasional sehingga Kemenpora mengapresiasi kepada masyarakat yang peduli atas perkembangan tenis meja tanah air terkait akan digelarnya Turnamen Tenis Meja Internasional Wikanta Cup 28 April – 1 Mei 2016.

Dari turnamen itu, ia berhadap bibit-bibit atlet tenis meja dapat ditemukan dan dibimbing untuk bertanding gi kejuaraan level regional atau dunia.

“Bisa juga ditemukan cikal bakal seperti yang masih SMA masuk nasional lalu digeber untuk ke Asian Games. Itu bisa menjadi kekuatan kita bersaing dengan negara yang sudah maju,” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Ketua Penyelenggara Wikanta Cup Eddy Wikanta mengatakan tenis meja adalah salah satu cabang olahraga yang patut dibanggakan, misalnya pada SEA Games Singapura 1993 tim Tanah Air bisa sapu bersih medali emas.

“Saat SEA Games di Singapura kemarin hanya meraih satu perunggu, semangat saja tanpa program tidak akan mampu mengejar negara lain, untuk itu liga tenis meja ini kami gulirkan,” kata dia.

Kegiatan yang juga diikuti atlet tenis meja dari China, Thailand, Singapura dan Malaysia itu dinilainya dapat digunakan sebagai ajang persiapan menjelang SEA Games 2017 Malaysia dan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. (Antara/Yuniar)

Related Posts