Masyarakat Dusun Lebak Tapang Butuh Dermaga

Melawi, thetanjungpuratimes,com – Dusun Lebak Tapang, Desa Kebebu, Kabupaten Melawi,  masih merupakan kampung yang berada di pedalaman. Untuk menuju kesana, mesti harus menyeberang sungai terlebih dahulu menggunakan alat transportasi air. Sementara untuk kendaraan darat yang digunakan warga di Lebak Tapang, harus ditinggal di seberang.

Hal tersebut yang seringkali membuat warga Lebak Tapang sedikit kesulitan, sebab untuk naik ke transportasi air belum memiliki stegher. Sementara kondisi tempat penyeberangannya jurang.

“Jika ada stegher untuk fasilitas tempat menyeberang, tentu kendaraan darat kami bisa ikut diseberangkan. Namun kenyataannya saat ini kami harus meninggalkan kendaraan darat kami di seberang desa,” ungkap Isa Dora, seorang warga Lebak Tapang, Jumat (29/4).

Saat ini, warga di Lebak Tapang harus turun terlebih dahulu melalui jurang. Setelah itu barulah menaiki sampannya. Kondisi semacam ini tentu sudah sering ditemui,dan memang sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warga di kampung tersebut. Inilah yang mesti menjadi perhatian pemerintah, bagaiamana memperhatikan masyarakatnya supaya menjadi lebih nyaman.

Isa berharap pemerintah bisa membangun sebuah dermaga di tempat penyeberangan ke Lebak Tapang dan di Lebak Tapang nya sendiri. Sehingga dengan adanya dermaga tersebut, warga disana tidak perlu lagi harus turun melalui jurang yang cukup tinggi apabila kondisi air sedang surut.

“Memang selama ini kami turun dari jurang, kendati ada tangga yang kami buat dari kayu bulat seadanya. Namun karena tangganya dibuat seadanya dan tidak bisa bertahan lama, kena air yang pasang surut pun menjadi rapuh. Jadi kami berharap ada pembangunan stegherdi kampung ini,” harapnya. (Edi/Yuniar)

 

 

Related Posts