Masih Banyak Pengendara Belum Mengetahui Fungsi “Yellow Box Junction”

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sejumlah warga masih mengaku bingung dan tidak mengetahui secara pasti fungsi Yellow Box Junction yang berada di persimpangan di kota Pontianak.

Asep, warga Kota baru, Pontianak Kota ini misalnya, ia mengaku sering melintas di sejumlah persimpangan lampu merah yang ada di kota Pontianak dan merasa bingung melihat garis tanda silang berada tepat ditengah persimpangan.

“Saya baru dengar sebutan itu (YBJ). Tidak tahu untuk apa?,” kata Asep saat dijumpai di kawasan perempatan jalan. Ahmad Yani, Senin (2/5).

Asep menilai sudah seharusnya dinas terkait melakukan sosialisasi kepada warga khususnya pengendara tentang fungsi dari Yellow Box Junction tersebut.

“Kalau fungsi marka jalan itu tidak disosialisasikan secara terus menerus, ya tidak akan efektif,” ujar Asep.

Hal senada juga dilontarkan Yanto, warga jalan Pancasila yang mengaku bingung tentang fungsi garis melintang dan lurus berbentuk kotak yang ada di sejumlah persimpangan jalan.

“Biasanya kalau ada marka baru, tertera keterangan nama dan fungsinya. Tapi, beberapa kali saya melintas di jalan itu, tidak ada informasi apa pun. Bikin penasaran saja. Saya akhirnya mencari informasi melalui media sosial karena belum pernah ada sosialisasi secara langsung dari Pemkot Pontianak. Dan ternyata, ada sanksinya bagi yang melanggar marka itu,”pungkas Yanto.

Dikutip dari situs dishubkominfo.pontianakkota.go.id, YBJ atau Yellow Box Junction adalah marka jalan yang berfungsi untuk mencegah kemacetan arus lalu lintas di persimpangan saat kepadatan terjadi.

Sering terjadi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara di persimpangan, seperti menerobos lampu merah.  YBJ ini menjadi seperti pembatas yang tidak boleh dilintasi oleh pengendara apabila terjadi kepadatan antrian kendaraan di persimpangan.

Apabila terjadi kepadatan antrean kendaraan di satu sisi jalan dalam area YBJ, pengendara dari arah yang lain dilarang melintas, meskipun isyarat lampu lalu lintas berwarna hijau.  Pengendara diperbolehkan melintas apabila tidak terjadi kepadatan di area YBJ tersebut.

Untuk kota Pontianak, YBJ terdapat di 4 lokasi, yaitu persimpangan Jalan Tanjung Pura – Imam Bonjol (simpang Hotel Garuda), persimpangan Jalan Veteran – Gajah Mada (Pasar Flamboyan), persimpangan jalan Gajah Mada – Pattimura, dan persimpangan jalan Ahmad Yani (Simpang Pajak).

Untuk pelanggaran di area YBJ tersebut, dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 287 ayat (2) juncto Pasal 106 ayat (4) huruf a, b dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, hukuman pidana bagi pelanggar YBJ adalah kurungan dua bulan penjara atau denda Rp 500.000.  Penerapan sanksi ini dilakukan oleh pihak kepolisian. Diharapkan masyarakat kota Pontianak lebih memahami dan mau untuk mentaati peraturan lalu lintas.

(Ranggi Jansventin/Dede)

Related Posts