Minimalisasi Penyelundupan di Perbatasan, Bea Cukai Gunakan “Dog Detector”

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Barat, Syaifullah Nasution mengatakan untuk mengantisipasi masuknya penyelundupan barang dari negara tetangga Malaysia melalui Pintu Lintas Batas (PLB) pihaknya akan menggunakan “Dog Detector” atau anjing pelacak.

“Kami sedang menyiapkan kandang untuk 6 ekor anjing kinai. Karena sudah aturan harus ada pelelangan. Maka saat ini masih dilakukan proses pelelangan pembangunan kandang anjing ini,” ungkap Syaifullah saat dihubungi di Pontianak, Jumat (6/5).

Walau saat ini masih dalam proses pelelangan, Syaifullah berharap di tahun sudah dapat beroperasi.

“Dengan “Dog Detector” ini kita harapkan dapat mengantipasi penyeludupan di pintu-pintu masuk perbatasan maupun bandara,” ujarnya

Syaifullah menambahkan tidak hanya dengan menambah satuan “Dog Detector” saat ini setidaknya ada 70 orang petugas yang berjaga di perbatasan untuk mengantisipasi masuknya barang selundupan.

“Jumlah itu tidak semua bertugas sebagai penjaga atau yang melakukan pemeriksaan langsung masuknya orang, barang, kendaraan maupun yang lainnya di PLB. Karena ada yang di kantor, jadi petugas ditugaskan secara bergantian,” kata dia lagi.

Syaifullah juga tidak menampik jumlah tersebut masih jauh dari jumlah ideal petugas untuk menjaga dan mencegah masuknya barang ilegal ke Indonesia.

(Slamet Ardiansyah/Dede)

Related Posts