Pelajar Sekadau Rayakan Kelulusan Tanpai Konvoi

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Pengumuman kelulusan siswa SMA sederajat serentak dilakukan, pada Sabtu (7/5). Para pelajarpun diwanti-wanti untuk tidak melakukan aksi konvoi . Usai pelaksanaan pengumuman kelulusan tak terlihat para pelajar melakukan konvoi di jalan raya.

Sumardi, Kepala SMA Karya Sekadau ditemui usai pengumuman kelulusan menuturkan, di sekolah yang dipimpinnya semua siswa dinyatakan lulus. Dia pun mengaku sangat bersyukur jika siswa didiknya telah lulus.

“Kami sangat bersyukur, semuanya lulus. Bahkan siswa kami juga meraih nilai tertinggi di Kabupaten, khususnya jurusan IPS,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihak sekolah telah mewanti-wanti pelajar agar tidak melakukan konvoi. Jika kedapatan palajar melakukan aksi konvoi dan coret-coret di jalan raya, dia juga meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika memang kedapatan pelajar yang konvoi berikan tindakan saja,” kata dia.

Sementara Empani, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sekadau mengatakan, hasil pengumuman SMA di Kabupaten Sekadau dinyatakan lulus semua. Hanya saja, terdapat satu orang siswa yang dinyatakan tidak lulus.

“SMA se-Kabupaten Sekadau 100 persen lulus. Sedangkan SMK ada satu orang yang tidak lulus,” ungkapnya.

Dikatakan Empani, ujian nasional dijadikan sebagai pemetaan. Sebab, kelulusan ditentukan oleh setiap satuan pendidikan masing-masing.

“Nanti akan dilihat dari hasil fakta integritasnya. Khusus ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tentu integritasnya tinggi,” ucapnya.

Empani mengatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menyatakan kabupaten Sekadau menduduki peringkat lima jurusan IPS dan peringkat kedua jurusan IPA dari 14 Kabupaten dan Kota yang ada di Kalimantan Barat.

“Tentu nantinya akan diberikan reward bagi siswa yang memperoleh nilai tertinggi,” tukasnya.

Terpisah, Iptu Muhadi, Kapolsek Sekadau Hilir mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengimbau kepada setiap sekolah agar pelajar tidak ada yang melakukan konvoi atau pawai. Apalagi, kata dia, aksi konvoi yang dilakukan oleh para pelajar tidak ada tujuan dan bisa mengganggu lalu lintas.

“Patut bersyukur tidak ada konvoi yang dilakukan oleh pelajar usai pengumuman kelulusan. Karena konvoi yang dilakukan tidak ada tujuannya, bahkan cenderung mengganggu pengguna jalan lainnya dan melanggar lalu lintas, contohnya tidak menggunakan helm,” kata dia. (Yahya/Yuniar)

Related Posts