Toko Terapung di Tepian Sungai Kapuas

Pontianak,thetanjungpuratimes.com – Berkat penataan Taman Alun – Alun Kapuas, atau yang sering disebut depan korem, para penjual di alihkan ke Taman Akcaya, Kecamatan Pontianak Kota. Namun hal tersebut tidak membuat seluruh pedagang bisa pindah ke wilayah tersebut. Gusti Alwahab salah satunya.

Sebelum dilakukan penataan ulang Taman Alun – Alun Kapuas, ia berjualan di lahan dalam Taman Alun – Alun Kapuas. Sekarang setelah penataan selesai, ia mendirikan toko terapung yang menjual makanan kecil di pinggir Sungai Kapuas.

Tepat pada hari kelima belas di bukanya Taman Alun – Alun Kapuas, Gusti Alwahab yang merupakan warga Beting, Kecamatan Pontianak Timur langsung mengoperasikan toko terapungnya.

“Saya mengoprasikan toko terapung ini di hari ke lima belas,” ungkap Gusti Alwahab saat ditemui di toko terapungnya yang berada di tepi Sungai Kapuas, Sabtu ( 7/5).

Jadwal oprasional toko terapung dimulai dari pukul enam pagi hingga jam delapan malam, sesuai jadwal dibukanya Taman Alun – Alun Kapuas.

Menurut Gusti, sebelum membuka toko terapung, dirinya juga pernah mengoperasikan kapal wisata yang rutenye menyusuri Sungai Kapuas . Namun karena biaya operasional yang sangat mahal, akhirnya ia membuka toko terapung.

“Buka toko terapung ini hasilnya tidak sepadan dengan kapal wisata. Satu hari ini saja saya baru dapat enam puluh ribu rupiah. Kalau kapal wisata memang banyak untungnya. Tetapi biaya perawatannya mahal,” tuturnya.

Gusti Alwahab pun berharap, usaha toko terapungnya maju, sehingga dirinya dapat memberikan rejeki untuk keluarga kecilnya di rumah. (Kurniawati/Yuniar)

Related Posts