Hulu Sungai Selatan Perkuat Peran Penyuluh Pertanian

Kandangan, thetanjungpuratimes.com – Bupati Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Achmad Fikry memperkuat peran penyuluh pertanian baik sumber daya manusianya maupun kelembagaan untuk mendukung program swasembada pangan daerah.

Bupati Achmad Fikri di Kandangan Sabtu mengatakan, melalui penguatan peran penyuluh tersebut diharapkan seluruh potensi pertanian di daerahnya bisa dikembangkan dengan maksimal.

“Saya harap seluruh SKPD terkait, bisa mendukung dan menindaklanjuti upaya penguatan penyuluh pertanian ini,” katanya.

Sebelumnya, Bupati mengadakan dialog dengan para penyuluh pertanian, untuk mengetahui secara pasti berbagai persoalan dan harapan penyuluh untuk pengembangan sektor pertanian.

Dialog tersebut terbagi dalam tiga sesi, yaitu sesi pertama membicarakan masalah SDM Penyuluh Pertanian, sesi kedua masalah Kelembagaan Penyuluhan dan sesi ketiga tentang potensi daerah Kabupaten HSS yang bisa dikembangkan.

Ketua Perhiptani Kabupaten HSS Budi Sucipto dalam paparannya menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang sistem penyuluh pertanian yang mengamanatkan, bahwa penyuluhan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum serta merupakan hak asasi warga Negara RI.

“Berdasarkan hal tersebut, pemerintah berkewajiban menyelenggarakan penyuluhan di bidang pertanian, perikanan, kehutanan bagi keluarga petani dan nelayan”,ujarnya.

Dalam dialog ini, para penyuluh menyampaikan beberapa permohonan dan saran untuk Pemerintah Kabupaten HSS seperti tentang pengembangan SDM penyuluh pertanian, diharapkan adanya peningkatan pengetahuan SDM baik PNS maupun nonPNS termasuk juga adanya pendidikan S2 dan adanya peningkatan kesejahteraan bagi para penyuluh.

Selain itu, perlu adanya staf yang mengelola keuangan di Balai Penyuluh Kecamatan, adanya penghargaan Satya Lencana Karya Satya untuk pengabdian selama 10 tahun, 20 tahun serta bantuan lain bagi para penyuluh.

“Sedangkan untuk kelembagaan diharapkan meminimalkan rangkap jabatan, peningkatan SDM penyuluh swadaya. Selain itu, perhatian untuk produk unggulan, diharapkan ada peningkatan,” katanya. (Ant/Yuniar)

Related Posts