Ketua KPAID Mempawah : Publikasikan Wajah Pelaku Pencabulan Sebagai Efek Jera

Pencabulan Anak

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Ketua KPAID Kabupaten Mempawah, Kusmayadi mengatakan para pelaku yang telah melakukan pencabulan dan tindakan asusila sangat perlu wajahnya di publikasikan untuk memberi efek jera terhadap pelaku.

“Mengenai tindakan pencabulan dengan cara wajahnya dipublikasikan, saya, sangat setuju. Sebagai efek jera bagi mereka agar kedepannya tak mengulangi perbuatan itu lagi,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (8/5).

Menurutnya, para pelaku pencabulan yang tak boleh untuk di publikasikan wajahnya, ada dua kategori. Yaitu Pamannya sendiri (yang melakukan pencabulan) dan pelaku pencabulan di bawah umur.yang memiliki hubungan sedarah.

“Dua kategori tersebut, tak boleh untuk di publikasikan. Jika pamannya yang melakukan pencabulan, tentunya korban yang di cabul akan di ketahui identitasnya,” jelasnya

Sementara itu, mengenai pencabulan yang terjadi di kabupaten Mempawah, kata dia, hingga Mei 2016 ini sedikitnya sudah terdapat 16 kasus pencabulan.

“Jadi, untuk kasus pencabulan ini meningkat, hal itu dikarenakan masyarakat mulai berani melaporkan adanya kejadian,” pungkasnya.

(Hamzah/Dede)

Berita terkait : Bocah Kelas 2 SD Anjongan Dicabuli Kerabatnya

Related Posts