Menpora Dukung Relokasi Stadion Banjarbaru Kalsel

Banjarbaru, thetanjungpuratimes.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendukung kebijakan Nadjmi Adhani, Wali Kota Banjarbaru di Provinsi Kalimantan Selatan, untuk merelokasi stadion yang kurang terpelihara.

“Kami mendukung relokasinya, tetapi stadion baru harus lebih baik dari sisi fisik maupun fasilitas,” ujar Menpora, saat meninjau Stadion Mini Gawi Sabarataan, di Banjarbaru, Sabtu.

Kunjungan Menpora ke Stadion Mini Gawi Sabarataan itu didampingi Wali Kota Nadjmi Adhani yang menjelaskan kondisi stadion itu, didampingi Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan.

Menurut Menpora, stadion baru juga harus memperhatikan syarat-syarat sebagai sebuah stadion baik luasan maupun fasilitasnya sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Kawasan yang dibangun harus terpadu, sehingga bisa dimanfaatkan beberapa cabang olahraga, selain dapat menampung penonton hingga 40 ribu orang,” ujar kader PKB itu.

Wali Kota Nadjmi Adhani mengatakan, stadion lama direlokasi ke lokasi baru yang berjarak sekitar 15 kilometer dengan luas lahan yang mencapai tiga kali lipatnya.

“Stadion baru minimal luas lahannya 20 hektare, dan akan dibangun sarana maupun fasilitas pendukung bagi beberapa cabang olahraga sehingga menjadi pusat olahraga,” ujarnya lagi.

Pihaknya sudah membuat perencanaan stadion baru dan sudah memasuki pembuatan DED (detail engineering design) yang akan dilanjutkan pematangan lahan sebelum dibangun.

“Target kami, pembangunan fisik bisa dimulai awal 2017 dan tahap awal akan disiapkan anggaran melalui APBD Perubahan 2016, sehingga awal tahun ini bisa dibangun,” kata dia.

Menurutnya, areal stadion lama yang luasnya mencapai 3,8 hektare akan dijadikan lokasi Pasar Bauntung yang sudah tidak layak lagi dikembangkan karena keterbatasan lahan. (Ant/Yuniar)

Related Posts