Warga Terentang Kritisi Komitmen Pemkab Kubu Raya Terkait Pemerataan Pembangunan

Jalan di Sungai Asam yang mengalami rusak parah

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Effendi, warga Terentang mengeluhkan kerusakan jalan poros yang menghubungkan kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Terentang tepatnya jalan poros yang berada di desa Sungai Asam hingga Desa Sukalanting.

“Sekita lima kilometer jalan mengalami rusak parah, padahal jalan itu berada di desa yang kecamatannya sebagai kecamatan Ibu Kota KKR,” ungkapnya saat ditemui, Senin (9/5).

Menurutnya, jalan poros yang menghubungkan beberapa desa hingga menghubungkan antar kecamatan  ini merupakan akses satu-satunya yang ditempuh masyarakat  dengan kendaraan roda dua, akses lainnya, tambah dia, dengan menggunakan motor air, namun memerlukan waktu lama jika masyarakat ingin berpergian baik untuk bekerja atau mengangkut hasil pertanian.

“Memang bisa menggunakan motor air, namun untuk dari Terentang hingga Pontianak memerlukan waktu 4 hingga 5 jam, bisa juga menggunakan speedboat tapi biayanya cukup besar, sedangkan jika menggunakan sepeda motor hanya butuh waktu 1,5 hingga dua jam saja,” ungkapnya lagi.

Dijelaskannya, jika pada musim panas kondisi jalan akan berdebu. Melewati jalan itu, kata dia lagi juga harus ekstra hati-hati, baik ketika musim hujan maupun saat musim kering.

“Sangat disayangkan realisasi pembangunan jalan hanya dinikmati oleh masyarakat daerah perkotaan saja, sementara masyarakat pedesaan masih harus bersusah payah melewati jalan yang mengalami kerusakan,” katanya.

Dirinya  melihat justru pemerintah lebih mementingkan jalan yang berada di perkotaan saja.

“Saya pernah mendengar jalan yang berbatasan dengan kota Pontianak mau disamakan. Itu bukan pemerataan pembangunan namanya,” katanya.

Ia berharap pemerintah Kubu Raya dapat merealisasikan dengan baik komitmen pemarataan pembangunan jalan poros maupun pembangunan yang lainnya.

“Karena masih banyak jalan di daerah pedesaan yang mengalami rusak parah bahkan ada yang sama sekali tidak tersentuh pembangunan,” pungkasnya.

(Faisal/Dede)

Related Posts