Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Sanggau Meningkat

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Sanggau terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Kondisi itu, terlihat dari penghuni Rumah Tahanan Klas II B Sanggau, dimana untuk kasus tersebut terus bertambah.

Kepala Rutan Klas II B Sanggau, Drs Darwis Syam mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya menerima titipan atau tahanan serta narapidana untuk kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak mencapai 18 orang.

“Cenderung meningkat untuk penghuni kasus Undang-undang perlindungan anak ini, termasuk pula titipan atau tahanan dari kasus yang sama terjadi di Kabupaten Sekadau, jumlahnya sekarang 18 orang,” ujarnya, Rabu (11/5).

Ditambahkan, untuk narapidana yang menjadi penghuni lembaga tersebut, dengan masa kurungan dengan vonis hukuman mulai dari empat tahun lebih hingga 15 tahun.

“Vonisnya mulai dari empat tahun lebih hingga15 tahun,” timpal pria asal Sinjai, Sulsel ini.

Selain itu tambah Darwis, sejak bulan Januari awal tahun 2016 ini, hingga bulan April, sudah terdapat sepuluh orang tahanan dan narapidana kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak.

“Tahun ini saja sudah 10 orang kita menerima titipan tahanan, termasuk yang sudah ada kekuatan hukum tetap atau yang sudah narapidana,” ungkapnya.

Kondisi itu kata Darwis, sangat meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.  Sementara modus pelecehan seksual semakin beragam dan aneh. Hal-hal yang tak terduga dapat terjadi. Selain kemajuan teknologi dan kurangnya pengetahuan orangtua dalam mengasuh dan mendidik anaknya, lingkungan pergaulan juga menjadi penyebabnya.

“Faktor lainnya, kecenderungan orangtua mendidik anak hanya berorientasi pendidikan akademik. bukan pendidikan mental dan persoalan sosial yang dihadapi anaknya,” pungkas Darwis. (Muhammad/Yuniar)

Related Posts