Bupati Kapuas Hulu Harapkan Moratorium PNS Dihentikan

Bupati Kapuas Hulu Kalbar

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir mengharapkan agar Pemerintah Pusat menghentikan moratorium Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tingkat daerah dan melakukan perekrutan kembali. Apabila moratorium terus dilakukan, kata Nasir, pemerintahan di tingkat daerah seperti Kapuas Hulu akan kekurangan pegawai.

“Oleh sebab itu kami berharap mortorium itu PNS dihentikan,” tutur Bupati, Jumat (13/5).

Ditegaskan dia, dari moratorium beberapa tahun terakhir Kapuas Hulu jadi kekurangan tenaga PNS, terutama guru. Pasalnya sudah hampir 500 an guru Impres asal NTT dan NTB yang bertugas di Kapuas Hulu masuk masa pensiun.

“Kalau ini dibiarkan moratorium dan tidak diisi tenaga guru PNS yang baru maka perkembangan dunia pendidikan di Kapuas Hulu akan terkendala,” ungkap AM Nasir.

Adapun penerimaan PNS, kata Nasir tidak sesuai dengan usulan dari daerah. Kuota yang diberikan Pemerintah Pusat sangat minim.

“Kami pernah mengajukan untuk mem-pns-kan perawat dan guru, sayangnya, yang diusulkan ke Pemerintah Pusat sebanyak 400 formasi, yang dikabulkan hanya 41 formasi,” kata Bupati.

Minimnya kuota yang diberikan itu tentu akan berimbas pada pelayanan terhadap masyarakat di daerah. Apalagi jika penerimaannya tidak sesuai dengan jumlah yang pensiun.

“Oleh karena itu semoga saja ada penerimaan PNS lagi kedepannya, khusunya untuk tenaga pendidik dan kesehatan,” ucap AM Nasir.

(Yohanes/Dede)

Related Posts