Longsor Putuskan Jembatan Penghubung Antardesa di Sukabumi

Sukabumi, thetanjungpuratimes.com – Jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terputus akibat longsor yang terjadi pada Sabtu, (14/5) pagi.

“Jembatan yang berlolasi di RT 01/03 tersebut menghubungkan Desa Caringin Wetan dan Desa Talaga, bahkan menjadi jalan alternatif warga menuju Kampung Cibaraja, Kecamatan Cisaat,” kata Kepala Desa Caringin Wetan, Ijaj Budiana di Sukabumi, Sabtu.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat sehingga dengan musibah ini, kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa melewati jalur ini dan harus memutar dengan jarak yang cukup jauh.

Adapun panjang jembatan itu yakni 10 meter dan lebar empat meter. Namun, pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa karena kejadian pada pagi hari di mana saat itu kondisi arus lalu lintas sepi, walaupun di siang hari kendaraan yang melewati jembatan itu cukup ramai.

Antisipasi adanya kendaraan yang terjerembab, pihaknya juga sudah meminta kepada pihak kepolisian untuk memasang garis polisi, sehingga warga yang akan melewati jembatan itu bisa waspada.

“Untuk sementara waktu jembatan ini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan itu pun si pengendara harus berhati-hati, karena di bawah jembatan ini mengalir Sungai Cibalung,” tambah Ijaj.

Sementara itu, Seketaris Camat Caringi, Pendi Efendi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar jembatan ini bisa segera diperbaiki, karena keberadaannya sangat vital bagi warga di dua desa tersebut.

Di sisi lain, kecamatan yang mempunyai sembilan desa ini merupakan daerah rawan longsor, maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada selama musim penghujan ini apalagi kecamatan ini merupakan daerah bertebing.

“Untuk jembatan tersebut awalnya tidak ada indikasi akan longsor karena dalam kondisi baik, sehingga tidak ada antisipasi sebelumnya. Diduga jembatan ini terkena longsor akibat tanah yang berada di bawahnya sudah tidak bisa menahan beban,” katanya. Feru Lantar.  (Ant/Yuniar)

Related Posts