Legislator Sambas Apresiasi Pembangunan Jalan Kecamatan Teluk Keramat-Galing

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Anggota komisi C DPRD kabupaten Sambas, Arkom menyambut baik dan mengapresiasi Pembangunan jalan dari Tanjung Harapan kecamatan Teluk Keramat-Galing. Pengaspalan jalan tersebut dinilainya sudah sangat membantu masyarakat, karena sangat berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat.

Akan tetapi menurut anggota fraksi PPP DPRD kabupaten Sambas ini masih terdapat hal yang membuat dirinya bertanya-tanya, yang berhubungan dengan jembatan Perigi Parit yang sudah dibangun sejak belasan tahun. Ia mengatakan keberadaan jembatan tersebut dinilainya, belum maksimal difungsikan. Mengingat akses jalan menuju kecamatan Paloh melalui jembatam tersebut tersebut terputus. Apalagi jalan dari Tanjung Harapan ke jembatan Perigi Parit sudah mulus teraspal, sehingga tidak ada lagi kendala bagi pengguna jalan.

“Jembatan tersebut seharusnya dapat menjadi jalur alternatif kendaraan yang akan menyeberang sungai Sekura selain menggunakan kapal fery, namun karena akses jalan yang kurang memadai membuat jembatan tersebut kurang berfungsi, yang mana hanya monyet-monyet yang memanfaatkan jembatan tersebut untuk menyeberang,”  ujar Arkom, Minggu (15/5).

Dikatakan dirinya sudah sering mendengar keluhan dari masyarakat terkait jembatan Perigi Parit yang tidak berfungsi dengan maksimal tersebut.

“Akses jalan melalui jembatan Perigi Parit tersebut, dapat menembus ke Dungun Condong kecamatan Teluk Keramat. Melalui jalur tersebut juga dapat menembus hingga ke kecamatan Paloh tanpa harus menggunakan kapal fery, namun karena jalan yang dimiliki tidak layak dilewati kendaraan. Akhirnya jalan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Arkom.

Padahal lanjut Arkom, jarak jalan tersebut hanya belasan kilometer sudah menembus Dungun Condong, kecamatan Teluk Keramat.

“ini yang membuat kita heran, membangun jembatan menghabiskan anggaran bermiliar-miliar kok bisa. Namun meningkatkan jalan dari Perigi Parit ke Dungun Condong kok tidak bisa, padahal sudah belasan tahun,” jelas arkom.

Dikemukakan dengan perbaikan jalan yang telah dilakukan terhadap jalan Tanjung Harapan-Galing, sangat memungkinkan jalur penyeberangan melalui Jembatan Perigi Parit tersebut menjadi pilihan masyarakat.

“Dibandingkan dengan mengantri melalui penyeberangan fery, jalur tersebut saya nilai lebih efektif,” ucapnya.

Arkom mendorong pemerintah kabupaten Sambas agar segera membangun jalan tembus dari jembatan Perigi Parit menuju Dungun Condong.

“Sebenarnya jalan sudah ada, hanya perlu peningkatan dan pengaspalan. Panjang jalan hanya sebelas kilometer, namun sudah bertahun-tahun belum juga pernah tersentuh. Untuk itu mewakili masyarakat saya meminta agar jalan penghubung tersebut segera dibangun, karena dapat dijadikan jalur alternatif. Agar jembatan Perigi Parit bermanfaat bagi seluruh masyarakat, akses jalan Perigi Parit-Dungun Condong harus dibangun secepatnya,  ” tegasnya.

(Gindra/Dede)

Related Posts