Festival Kerajaan Matan Harus Dilestarikan

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Kegiatan tahunan Festival Kerajaan Matan Tanjungpura ke V resmi dimulai, Minggu (15/5). Kegiatan ini diharapkan dapat terus melestarikan budaya, sekaligus sebagai persiapan industri pariwisata Ketapang agar terus menjadi baik.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Kerajaan Matan Tanjungpura Ketapang ini, dihadiri para pemangku kejaraan lainnya serta pejabat daerah Ketapang, diantaranya Sultan Banjar, Sultan Palembang Darusalam yang juga sebagai Ketua Umum Yarasutra dan Permaisuri Kerajaan Landak, Raja Sanggau, Putra Mahkota Sultan Pontianak, Pewaris Kerajaan Matan Tanjungpura, Dandim 1203 Ketapang, Kapolres Ketapang, Asissten II Setda Ketapang dan lainnya.

Pangeran Ratu Kartanegara, Gusti Kamboja mengaku senang atas kedatangan para tamu undangan tersebut. Menurutnya, kedatangan para raja dan sultan semakin menambah kemeriahan Festival Kerajaan Matan.

Menurutnya, terdapat perbedaan antara festival tahun ini dengan festival sebelumnya. Diantaranya, mengenai pemberian penghargaan kepada tiga tokoh budaya sekaligus diantaranya tokoh Melayu, tokoh Dayak dan tokoh Tionghua, yang diharapkan dapat membuat para penggiat seni dan budaya untuk terus bekarya.

“Kedepan, kita akan meningkatkan kegiatan ini lebih besar lagi, dengan harapan tidak hanya untuk melestarikan budaya, tetapi persiapan menjadikan industri pariwisata agar lebih baik,” ungkapnya.

Sementara Bupati Ketapang, Martin Rantan yang diwakili Asisten II Setda Ketapang, Farhan mengapresiasi kegiatan Festival Kerjaan Matan ini. Pemda Ketapang tentunya akan terus mendukung serta membantu kegiatan agar terus berjalan dan semakin besar setiap tahunnya.

“Saya menilai kegiatan ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Ketapang, lantaran dihadiri oleh para raja dan sultan se-Kalimantan, bahkan dari nusantara,” tutunya. (Ras/Yuniar)

Related Posts