Masyarakat Adat Kawasan Hutan Kapuas Hulu Disekolahkan di SMKKN Samarinda

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Selasa (17/5).

Penandatangan MoU tersebut dilakukan di ruang rapat Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM), gedung manggala wanabakti Jakarta. Kerjasama tersebut berkaitan dengan jaminan pendidikan bagi putra daerah yang berasal dari masyarakat adat di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Betung Kerihun dan Taman Nasional Danau Sentarum untuk disekolahkan ke sekolah menengah kejuruan negeri kehutanan (SMKKN) Samarinda Kaltim.

Dalam pertemuan itu, Bambang Soepijanto mengapresiasi pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersama pihak BBTNBK-DS yang proaktif mendorong MoU, sehingga kesepahaman dapat ditandatangani.

“Kesepahaman seperti ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia,” tegas Bambang.

Bambang berharap ini akan menjadi contoh bagi tempat-tempat lain di Indonesia. Ia menyebutukan, sesuai kebijakan Menteri LHK, mulai tahun 2016 siswa/i SMKKN akan digratiskan sampai lulus.

“Nantinya para lulusan dari SMKKN ini akan diperjuangkan untuk menjadi CPNS dilingkungan Kementerian LHK. Atau sebagai petugas-petugas di Kesatuan PengolahanHutan (KPH),” tuturnya.

Dikatakan Bambang, membangun sumber daya manusia (SDM) yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Khususnya putra putri masyarakat adat merupakan upaya sistemik dalam pengelolaan hutan. Putra putri yang telah memiliki pemahaman tentang kehutanan, diharapkan menjadi agen perubahan di daerahnya atau di desa masing-masing.

“Sehingga permasalahan kehutanan (landtenure) dapat dikurangi bahkan dapat diselesaikan. Ini tentu sejalan dengan kepala BP2SDM,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir menyambut baik langkah Kementerian LHK atas kerjasama menyekolahkan anak-anak di kawasan hutan di Kapuas Hulu. Nasir berharap masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu yang jugamerupakan Kabupaten Konservasi,semakin peduli terhadap kelestarian hutan.

Selain itu Kepada Kementerian LHK khususnya kepada BP2SDM Bupati Kapuas Hulu juga meminta betul-betul memperhatikan putra putri masyarakat adat di sekitar hutan untuk sekolah di SMKKN Samarinda ini. Termasuk dukungan biaya sekolah mereka.

“Saya menyambut baik kerjasama ini. Program lain yang menyentuh langsung kebutugab masyarakat adat tentu sangatdiharapkan,” kata dia.

(Yohanes/Dede)

Related Posts