Bantuan Terhadap Korban Banjir Mempawah Mengalir

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Bantuan untuk korban banjir di lima kecamatan di Kabupaten Mempawah terus mengalir. Tak hanya dari wilayah Kabupaten Mempawah, bantuan juga berasal dari luar daerah. Salah satunya dari Panitia Perayaan Waisak Bersama 2560 BE Kota Singkawang.

Setelah meninjau langsung lokasi banjir di Desa Penibung dan Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, tim panitia Waisak dipimpin Hartakie Kurniawan langsung menuju posko utama penanggulangan bencana di Wisma Chandramidi, Mempawah. Kedatangan tim disambut langsung Komandan Tim Penanggulangan Bencana yang juga Sekretaris Daerah Mempawah, Mohrizal.

Hartakie mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah paket bahan makanan pokok untuk korban banjir. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terkena musibah.

Menurutnya, aksi kepedulian merupakan spontanitas dari panitia perayaan Waisak Bersama Kota Singkawang.

“Mereka ikut berempati terhadap musibah banjir yang menimpa masyarakat di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Adapun bantuan yang dibagikan, dia menuturkan, terdiri atas beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, dan sarden.

“Apa yang kami berikan ini, nilainya mungkin tidak seberapa. Tetapi inilah bentuk kepedulian kami terhadap sesama yang ditimpa musibah. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini mampu meringankan beban kesulitan dan menumbuhkan semangat kebersamaan serta rasa kekeluargaan dengan warga masyarakat. Semoga seluruh warga yang terkena dampak banjir, diberikan ketabahan untuk melewati hari-hari sulit ini,” ucapnya.

Komandan Tim Penanggulangan Bencana, Mochrizal berterima kasih atas kepedulian panitia perayaan Waisak Bersama Kota Singkawang. Ia menyatakan bantuan akan langsung disalurkan kepada para korban.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah mengucapkan ribuan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari panitia perayaan Waisak Bersama Kota Singkawang. Kami akan salurkan langsung bantuannya kepada mereka yang membutuhkan,” sebutnya.

Mohrizal mengungkapkan banjir di Kabupaten Mempawah melanda lima Kecamatan, yakni Kecamatan Toho, Sadaniang, Segedong, Mempawah Hilir, dan Mempawah Timur. Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah Timur merupakan lokasi terparah diterjang banjir. Kedua kecamatan tersebut berada di dataran rendah. Adapun ketinggian air, ia menyebut, bervariasi antara 60 centimeter hingga 2 meter.

Menurutnya, parahnya banjir kali ini selain disebabkan curah hujan yang cukup tinggi, juga diperparah banjir kiriman dari Kecamatan Menjalin dan Hulu Karangan, Kabupaten Landak. Akibatnya sungai besar yang berada di Mempawah tak mampu menahan debit air.

“Dalam mendistribusikan bantuan, kami terlebih dulu memetakan lokasi sasaran dengan mempertimbangkan tingkat keparahan banjir serta kondisi warga yang tertimpa musibah. Hal ini kami lakukan karena jumlah bantuan yang akan disalurkan tergolong besar, untuk menjangkau ke seluruh lokasi banjir. Untuk itu sangat penting melakukan prioritas lokasi bantuan,” pungkasnya. (Hamzah/Yuniar)

 

Related Posts