Warga Sanggau Keluhkan Listrik Padam

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Sejumlah warga di berbagai wilayah Kabupaten Sanggau mengeluhkan sering padamnya listrik beberapa waktu belakangan ini.

Salah seorang tokoh masyarakat Tayan Hilir, H. Hasnan Sabar mengatakan, listrik sering padam sudah terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini. Tidak saja terjadi pada pagi dan siang hari, tapi juga malam hari.

“Kalau pemadaman listrik di saat cuaca sedang buruk, mungkin warga dapat memakluminya. Namun di saat cuaca cerah tidak ada angin, hujan, dan tidak ada petir tapi juga terjadi pemadaman yang begitu mendadak. Ini sudah cukup mengganggu aktivitas warga, terutama bagi ibu rumah tangga dan berbagai aktivitas warga lainnya,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk Kota Tayan Hilir, setiap hari listrik  padam secara mendadak. Dan terjadi berjam-jam, sudah banyak peralatan elektronik warga rusak.

“Apakah pihak PLN dalam hal ini mau bertanggung jawab. Padam tak jelas waktunya, terkesan semau PLN saja,” cetusnya.

Senada dilontarkan, Andika warga Kecamatan Meliau menuturkan wajar masyarakat selaku pelanggan PLN merasa kesal dan marah dengan pelayanan instanse tersebut. Sementara tagihan listrik terus dibayar setiap bulannya. Dan bahkan apabila pelanggan telat membayar akan diberikan denda.

“Kita berharap, PLN Sanggau secepatnya memperbaiki pelayanan. Karena saat ini masyarakat sangat menunggu pelayanan yang lebih baik dari PLN. Seharusnya, semakin tinggi pembayaran yang diberikan kepada masyarakat. Hendaknya pelayanan yang diberikan semakin baik pula, bukan malah sebaliknya,” ungkap dia.

Salah seorang warga Kecamatan Batang Tarang, Muhammad Azmi mengeluhkan, akibat seringnya terjadi pemadaman listik secara tiba-tiba. Jelas dirasakan sangat mengganggu aktivitas warga dalam berbagai hal.

“Susah mau mengatakannya, yang jelas sangat mengganggu lah. Kan hampir semua aktivitas masyarakat selalu berhubungan dengan tenaga listrik. Kita minta PLN melaksanakan evaluasi lah,” pintanya.

Akibat listrik sering padam sudah berapa kerugian yang harus dialami masyarakat secara umum.

“Bukan hanya materil saja kerugian yang dialami masyarakat, akibat listrik padam selama ini. Tapi kerugian immateriil juga dirasakan masyarakat,” bebernya.

Sebelumnya, Manager Rayon Kota Sanggau, Hifny Asif saat dikonfirmasi via pesan singkat (SMS) berdalih untuk perbaikan PLTU saat ini sudah selesai. Namun dibutuhkan waktu selama tiga hari untuk persiapan suplai.

“Rencana terakhir hari Jumat satu unit sudah bisa sinkron. Kemudian, untuk unit satunya baru akan mulai perbaikan lagi karena memang mengalami kerusakan lebih parah. Dan rencana masuk awal bulan Juni sebelum puasa,” pungkasnya.  (Muhammad/Yuniar)

Related Posts